RI-Pakistan Dorong Kerja Sama dan Investasi Industri Minyak Kelapa Sawit

Oleh : Ridwan | Sabtu, 08 September 2018 - 15:40 WIB

kelapa sawit (ilustrasi)
kelapa sawit (ilustrasi)

INDUSTRY.co.id - Pakistan, Indonesia dan Pakistan mendorong peningkatan kerja sama dan investasi pada industri minyak kelapa sawit. Hal ini dapat membuka peluang baru untuk mengembangkan pasar dengan memanfaatkan potensi serta posisi Pakistan yang strategis.

Hal itu diungkapkan Duta Besar RI untuk Republik Islam Pakistan Iwan Suyudhie Amri dalam Conference and Exhibition on Indonesian Palm Oil (CEIPO) 2018 di Karachi, Pakistan (8/9/2018) waktu setempat. 

Iwan menegaskan, sudah saatnya Indonesia- Pakistan mengembangkan kerja sama yang lebih dari sekadar perdagangan antar negara. 

”Kita harus mencari cara untuk meningkatkan kerja sama beyond trade. Ada beberapa komoditas yang diperdagangkan oleh keduanya yang dapat ditingkatkan nilai tambahnya dan hal itu akan memberikan manfaat lebih besar bagi ekonomi kedua negara,” ungkap Iwan.

Konsul Jenderal Republik Indonesia Karachi Totok Prianamto menegaskan hal yang sama. Dia berharap penyelenggaraan CEIPO 2018 yang mengangkat tema ”Pakistan-Indonesia Collaboration on Palm Oilbased Industries” tersebut akan memicu diskusi terkait pengembangan kerja sama di bidang industri minyak kelapa sawit antara Indonesia dan Pakistan.

”Kita harapkan melalui acara ini akan memperbanyak pertukaran gagasan terkait kemungkinan investasi bersama untuk menambah nilai dari produk minyak kelapa sawit,” tuturnya.

Pada 2017, sekitar 63% dari nilai perdagangan antara Indonesia dan Pakistan merupakan perdagangan minyak sawit. Indonesia menguasai 80% pangsa pasar minyak sawit Pakistan. Melalui investasi, joint venture serta kerja sama bilateral di bidang sawit, diyakini banyak peluang baru yang akan terbuka.

Dalam konferensi tersebut, mengemuka wacana bahwa bersama dengan mitra lokal, Indonesia dapat membangun terminal sawit di pelabuhan, fasilitas penyimpanan (storage ), hingga penyulingan (refinery).

Dengan investasi dan kerja sama tersebut, diyakini Pakistan dapat menjadi hub sawit Indonesia ke pasar Asia Selatan dan Tengah. Tercatat, lebih dari 150 orang pelaku bisnis minyak kelapa sawit dan makanan di Pakistan menghadiri kegiatan tersebut.

Sementara dari Indonesia, turut berpartisipasi perwakilan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (Apolin), Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), serta PT Pelabuhan Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tim Thomas dan Uber ke Final

Sabtu, 04 Mei 2024 - 20:48 WIB

Melaju ke Final, BNI Apresiasi Keberhasilan Tim Thomas dan Uber Indonesia

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengucapkan selamat dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan Tim Thomas dan Uber Indonesia melaju ke babak final Kejuaraan…

Tekan Dampak Pemanasan Global, PIS Kolaborasi Cintai Bumi di Desa Nelayan Bali

Sabtu, 04 Mei 2024 - 20:20 WIB

Tekan Dampak Pemanasan Global, PIS Kolaborasi Cintai Bumi di Desa Nelayan Bali

Badung- PT Pertamina International Shipping (PIS) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “BerSEAnergi untuk Laut” yang bertujuan salah satunya untuk menekan…

Delegasi Indonesia asal Kota Bekasi Tampil di Ajang Dubai International Chamber 2024

Sabtu, 04 Mei 2024 - 20:10 WIB

Keren! Delegasi Indonesia asal Kota Bekasi Tampil di Ajang Dubai International Chamber 2024

Jakarta-Bantar Gebang, yang terletak di Bekasi, Jawa Barat, adalah tempat pembuangan sampah terbesar di dunia. Setiap hari, Jakarta menghasilkan sekitar 15.000 ton sampah yang dibuang ke Tempat…

Menparekraf Sandiaga Uno (tengah)

Sabtu, 04 Mei 2024 - 16:45 WIB

Menparekraf Sandiaga Uno Dukung Penguatan Peran Perempuan di Sektor Pariwisata

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan pihaknya berkomitmen mendukung penguatan peran perempuan dalam pengembangan dan kepemimpinan di sektor…

Ilustrasi sampah plastik

Sabtu, 04 Mei 2024 - 16:35 WIB

Riset Terbaru Sebut Produsen Makanan-Minuman Nasional Ini Masuk Daftar Pencemar Global

Produsen makanan dan minuman global, termasuk Coca-Cola, Nestle dan Danone, memuncaki daftar perusahaan penyumbang terbesar sampah plastik di dunia, menurut sebuah laporan riset anyar yang diterbitkan…