Dampak Flu Burung, Kementan Larang Pemasukan Ungggas Asal Malaysia

Oleh : Wiyanto | Kamis, 16 Agustus 2018 - 17:45 WIB

Ilustrasi ayam potong (ist)
Ilustrasi ayam potong (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) mengeluarkan instruksi pelarangan terhadap pemasukan unggas dan produk unggas segar asal Malaysia.

Kepala Badan Karantina Pertanian Banun Harpini di Jakarta, Rabu (15/8/2018) , mengatakan bahwa instruksi tersebut dikeluarkan sebagai tanggapan atas kejadian wabah Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) atau flu burung di Malaysia.

"Seluruh petugas karantina di Unit Pelaksana Teknis telah diinstruksikan untuk mewaspadai hal ini. Dan bagi masyarakat kami harapkan kerjasamanya untuk selalu melapor ke petugas," katanya.

Wabah flu burung di Malaysia tersebut terkonfirmasi dalam Immedite Notification World Animal Health Information System (WAHIS) Office Internationale des Epizooties (OIE) pada 30 Juli dengan serotipe H5N1.

Sesuai Undang Undang No 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan serta Peraturan Pemerintah No 82 tahun 2000 tentang Karantina Hewan maka Badan Karantina Pertanian melakukan penolakan terhadap pemasukan unggas dan produk unggas segar atau yang belum diolah dari Malaysia setelah tanggal 9 Agustus 2018.

Sementara itu untuk produk unggas segar yang diproduksi di unit usaha pada tanggal 27 Juli 2018 atau sebelumnya, diizinkan pemasukannya.

"Tentu harus dibuktikan dengan pencantuman tanggal produksi atau 'production date' pada sertifikat kesehatan dan label kemasan," kata Banun.

Menurut data dari Pusat Data dan Sistem Informasi (Pusdatin), Kementan hingga semester awal 2018 memang belum ada pemasukan baik unggas hidup maupun produknya dari Malaysia.

Sepanjang 2017, juga tidak terdapat pemasukan unggas hidup, akan tetapi dalam bentuk daging, seperti daging kalkun terdapat sebanyak 18,96 ton, dan daging bebek sebanyak 617,26 ton.

Sementara itu, Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani Barantan Agus Sunanto menjelaskan bahwa flu burung adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus avian influenza A dengan sub tipe H1 sampai H16 dan N1 sapai N9 yang ditularkan oleh unggas dan dapat menyerang manusia. Virus avian influenza A sub tipe H5N1 dan H7N7 bersifat sangat patogen dapat menyerang manusia dan mengakibatkan kematian.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pabrik Petrokimia

Sabtu, 20 April 2019 - 13:05 WIB

Arab Saudi Bakal Bangun Pabrik Petrokimia Senilai Rp84,31 Triliun di Indonesia

Pemerintah Arab Saudi siap menambah investasinya di Indonesia dengan mendirikan pabrik petrokimia senilai USD6 miliar atau setara Rp84,31 triliun.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto:Ridwan)

Sabtu, 20 April 2019 - 12:05 WIB

Usai Pemilu, Menperin Optimis Investasi Industri Kian Agresif

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengaku optimistis akan terjadi peningkatan investasi dan ekspansi di sekkor industri manufaktur seusai penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun…

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 11:17 WIB

Koku Raih Pendanaan Pra-Seri A Sebesar US$2 Juta Dari Co-Founder Tencent

Pendanaan Pra-Seri A ini dipimpin oleh Jason Zeng, Co-founder Tencent Holdings dan pendiri perusahaan angel investment asal China, Decent Capital.

Perkebunan kelapa

Sabtu, 20 April 2019 - 11:05 WIB

Kemenperin Pastikan Bisnis Industri Olahan Kelapa di Indonesia Masih Sangat Prospektif

Bisnis industri pengolahan kelapa di Indonesia masih prospektif dan terus berkembang di beberapa wilayah seperti Riau, Sulawesi Utara, Gorontalo, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan…

Oppo F11 Pro (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 10:59 WIB

Masa Pre-order Selesai, Smartphone Oppo F11 Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

Perangkat Oppo F11 menjadi favorit karena kemampuan kamera belakangnya untuk mengambil foto portrait memukau dalam gelap, memori besar, pengisian daya cepat, serta harganya yang cukup terjangkau,…