Terima Kasih AHY, GN, RR, dan MMD!

Oleh : Jaya Suprana | Selasa, 14 Agustus 2018 - 21:00 WIB

Agus Harmurti Yudhoyono (Foto Dok Industry.co.id)
Agus Harmurti Yudhoyono (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Kita dapat menilai budi pekerti seseorang dari kenyataan sikap diri menghadapi musibah yang menimpa.

AHY

Agus Harimurti Yudhoyono mewarisi kearif-bijaksanaan ayahnya dengan pernyataan, “tidak ada jalan yang lunak untuk mencapai cita-cita dan tujuan yang benar. Saya menangkap ada rasa sedih, kecewa, bahkan marah melihat situasi ini. Tapi saya mengajak agar kita semua dapat menerima takdir Allah SWT, menerima realitas ini dengan baik dan ikhlas. Saya yakin ini yang terbaik untuk diri saya pribadi dan kita semua sebagai bangsa Indonesia”.

GN

Menghadapi kenyataan bahwa dirinya tidak terpilih bukan oleh rakyat tetapi sekedar oleh para parpol untuk ikut tampil dalam gelanggang pemilihan presiden 2019, mantan Panglima TNI, Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo menegaskan tekad melanjutkan gelora semangat bakti maju tak gentar tanpa pamrih Jenderal Besar Soedirman, “jangan kuatir! Untuk negara, bangsa dan rakyat Indonesia, saya selalu siap berjuang mengabdikan diri sampai titik darah penghabisan!”

RR

Setelah menerima berita keputusan Jokowi memilih Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto memilih Sandiaga Uno sebagai pendamping masing-masing untuk berlaga pada pemilihan presiden 2019, Dr. Rizal Ramli menyatakan “keteguhan terhadap cita-cita Indonesia yang lebih adil dan lebih sejahtera tidak boleh terhenti karena kabut dan kegelapan sesaat. Saya memperjuangkan demokrasi dan keadilan sejak mahasiswa di luar maupun dalam sistem hanyalah kemenangan yang tertunda. Sekali patriot tetap patriot!”

MMD

Setelah menerima pemberitahuan pembatalan mendadak pencalonan Prof. Dr. Mahfud sebagai cawapres pada pilpres 2019, sang mantan Ketua MK Republik Indonesia menegaskan: “Bagi kita yang terpenting adalah NKRI ini terawat dengan baik. Keberlangsungan NKRI jauh lebih penting daripada sekadar nama Mahfud MD atau Ma’ruf Amin. Secara agama, saya dan kawan-kawan sudah berusaha tetapi Tuhan jua yang menentukan. Tidak ada daya atau hal yang bisa diberdayakan tanpa ijin Allah”.

Terima Kasih

Dari lubuk sanubari terdalam saya mengucapkan terima kasih kepada keempat putera terbaik Nusantara yang telah mempersembahkan suri teladan sikap kenegarawan sejati kepada segenap warga bangsa Indonesia yang cinta Indonesia. Merdeka!

Jaya Suprana: Penulis adalah rakyat Indonesia yang cinta Indonesia

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Samsung Giga Party Audio

Senin, 24 Februari 2020 - 16:06 WIB

Samsung Hadirkan Samsung Giga Party Audio

Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan Samsung Giga Party Audio, penambahan terbaru ke jajaran home audio dan entertainment. Dengan Built-in Woofer, Bass Booster, dan fungsi Karaoke Mode,…

Hugh Jackman dan Allison Janney di HBO GO dan HBO

Senin, 24 Februari 2020 - 15:44 WIB

Bad Education dari HBO Films

Terinspirasi dari peristiwa nyata, Bad Education, mulai tayang berbarengan waktunya dengan A.S. pada 26 April jam 8.00 WIB HBO GO dan HBO, berkisah tentang Frank Tassone (Hugh Jackman) dan Pam…

NU CARE-LAZISNU dan Treasury

Senin, 24 Februari 2020 - 15:23 WIB

Kolaborasi NU CARE-LAZISNU dan Treasury Mempelopori Donasi Emas

Sebagai lembaga yang bergerak dibidang sosial, NU CARE-LAZISNU memiliki mimpi untuk turut mewujudkan kesejahteran umat dan masyarakat Indonesia, dengan menggunakan instrumen yang bisa memberikan…

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto

Senin, 24 Februari 2020 - 14:50 WIB

Status Negara Berkembang Dicabut, Kadin Minta Pemerintah Perkuat Daya Saing

Langkah Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan Indonesia dari status negara berkembang harus dipandang sebagai tantangan.

Ilustrasi properti di Kota Sydney

Senin, 24 Februari 2020 - 14:45 WIB

Perubahan Demografis Dorong Pergeseran Pasar Properti di Kota Sydney

Perubahan demografis telah mengubah tren properti di Australia. Diperkirakan pasar properti Negeri Kanguru itu bisa kembali bangkit sebagai salah satu destinasi investasi utama.