Permentan 30/2018 Lemahkan Peternak Sapi Perah

Oleh : Herry Barus | Minggu, 12 Agustus 2018 - 18:00 WIB

Ilustrasi sapi perah (Foto Ist)
Ilustrasi sapi perah (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Asosiasi Peternak Sapi Perah Indonesia (APSPI) menilai terbitnya regulasi baru Permentan Nomor 30 Tahun 2018 melemahkan posisi peternak sapi perah, terutama dalam penyerapan susu segar dalam negeri (SSDN).

Ketua APSPI Agus Warsito mengatakan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No.30/2018 yang merupakan perubahan dari regulasi sebelumnya, yakni Permentan 26/2017 tentang Penyediaan dan Peredaran Susu, tidak berisi klausul yang mewajibkan Industri Pengolahan Susu menyerap susu yang dihasilkan peternak dalam negeri.

"Permentan 26 yang direvisi menjadi Permentan 30 itu melemahkan peternak, sangat disayangkan sekali karena tidak ada klausul yang mewajibkan menyerap susu dalam negeri. Itu dihilangkan," kata Agus saat dihubungi Antara di Jakarta, Sabtu (12/8/2018)

Permentan No.30/2018 resmi diundangkan pada 20 Juli 2018. Regulasi ini sangat disayangkan oleh para peternak sapi perah karena mereka tidak memiliki posisi tawar yang kuat terhadap pelaku usaha atau IPS terkait harga susu segar.

Menurut Agus, implementasi regulasi sebelumnya, yakni Permentan 26/2017 sudah lebih mengakomodasi peternak, terutama dalam meningkatkan harga susu segar yang diserap IPS.

Sejak diberlakukan akhir 2017, peternak mulai merasakan dampak harga susu segar yang mulai meningkat perlahan karena iklim persaingan antarindustri sudah mulai terbangun.

Harga susu segar tingkat peternak yang semula sekitar Rp4.200-Rp4.300 per liter, mulai merangkak naik menjadi Rp4.800-Rp5.000 per liter, sejak diberlakukannya Permentan 26/2017.

"Iklim kompetisi antarpabrikan sudah mulai terbangun, tetapi tiba-tiba muncul Permentan 30, peternak menjadi pesimistis dengan masa depan kita. Lebih baik beralih saja ke peternak kambing," ungkapnya.

Perubahan Pasal Dalam Permentan Nomor 30/2018 yang diundangkan pada 20 Juli 2018, terdapat enam pasal yang diubah yakni pasal 23, pasal 24, pasal 28, pasal 30, pasal 34, dan pasal 44.

Dalam pasal 23 Permentan 30/2018 disebutkan, "Pelaku Usaha melakukan Kemitraan dengan Peternak, Gabungan Kelompok Peternak, dan/atau Koperasi melalui pemanfaatan SSDN (susu segar dalam negeri) atau promosi secara saling menguntungkan".

Padahal, sebelumnya pada pasal 23 Permentan 26/2017 tercantum, "Pelaku Usaha wajib melakukan Kemitraan dengan Peternak, Gabungan Kelompok Peternak, dan/atau Koperasi melalui pemanfaatan SSDN atau promosi secara saling menguntungkan". Dari perbandingan kedua pasal tersebut, kata "wajib" dihapuskan di Permentan 30/2018.

Dalam pasal 24 ayat 1 Permentan 30/2018, kata wajib juga dihilangkan dari sebelumnya tercantum, "Kemitraan melalui pemanfaatan SSDN sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 wajib dilakukan bagi Pelaku Usaha yang memproduksi susu olahan".

Untuk pasal 24 ayat 2, "Pelaku usaha diwajibkan melakukan produksi susu olahan di unit pengolahan susu milik sendiri atau bekerja sama dengan pelaku usaha yang telah memiliki unit pengolahan susu." Sementara itu, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementerian Pertanian Fini Murfiani membenarkan adanya perubahan regulasi ini.

Namun, Fini tidak memberikan informasi lebih terkait pertimbangan perubahan aturan ini.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT. CAR SOME INDONESIA (Carsome), sebuah perusahaan penyedia layanan jual beli mobil berbasis aplikasi digital.

Jumat, 21 Juni 2019 - 06:09 WIB

Carsome Diduga Melanggar Aturan dalam Praktik Bisnis Jual Beli Mobil

Masyarakat Peduli Hukum Teknologi Indonesia (MPHTI) melayangan aduannya ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terkait praktik jual beli yang dilakukan PT. CAR SOME INDONESIA (Carsome),…

Jenny Widjaja, selaku pendiri Paberik Mie tampak antusias menyambut pengunjung menikmati kuliner mie ayam sehat dan alami

Jumat, 21 Juni 2019 - 05:50 WIB

Waralaba Paberik Mie, Bisnis Sehat dan Aman

Bagi Anda pengunjung Pekan Raya Jakarta, JIExpo Kemayoran selain menikmati hiburan live musik, kurang pas tanpa menjajaki aneka kuliner disana. Dari bermacam aneka kuliner yang hadir disana,…

Volvo Trucks Indonesia memberi gebrakan baru bagi dunia truk di Indonesia, Volvo memperkenalkan inovasi terbarunya yang bernama Volvo Dynamic Steering.

Jumat, 21 Juni 2019 - 03:46 WIB

Volvo Trucks Hadirkan Inovasi Setir Mobil Anti Lelah

Volvo Trucks Indonesia memberi gebrakan baru bagi dunia truk di Indonesia. Pada demonstrasi produk di Sentul Kamis (20/6/2019). V

Pemenang Traveloka Experience

Kamis, 20 Juni 2019 - 23:16 WIB

Traveloka Xperience Hadir Tawarkan Ribuan Pengalaman Menyenangkan di Seluruh Dunia

Tahukah Anda bahwa kebutuhan hiburan dan gaya hidup orang Indonesia meningkat secara signifikan belakangan ini? Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) sejak 2015 hingga 2017, secara…

Lion Air (Ist)

Kamis, 20 Juni 2019 - 22:00 WIB

Lion Air Mengajak Millennials Traveling Jelajahi Destinasi Indonesia

Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group hari ini mengumumkan program promo yang bertemakan #wujudkanmimpiterbang untuk rute penerbangan domestik. Tarif spesial ini bertepatan…