Nilai Impor Sumatera Utara Naik 32,60 Persen

Oleh : Herry Barus | Selasa, 07 Agustus 2018 - 16:45 WIB

Ilustrasi Baja
Ilustrasi Baja

INDUSTRY.co.id - Medan - Nilai impor Sumatera Utara hingga Mei 2018 naik 32,60 persen dibandingkan periode sama sebelumnya atau 2,661 miliar dolar AS didorong naiknya semua golongan barang impor.

"Pada Januari - Mei 2017, nilai impor Sumut masih 2,006  miliar dolar AS,"ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi di Medan, Senin. (6/8/2018)

Menurut dia, kenaikan impor itu didorong naiknya nilai impor semua barang yang diimpor.

Impor besi dan baja Sumut misalnya naik 25,79 persen dibandingkan periode sama 2017.

Kalau pada Januari - Mei 2017 masih 72,170 juta dolar AS, maka pada periode sama 2018 impor besi dan baja Sumut mencapai 90,787 juta dolar AS.

Impor Sumut tertinggi masih berupa bahan bakar mineral atau 117,718 juta dolar AS.Impor golongan barang itu juga naik 38,59 persen dari periode sama 2017.

Ketua Umum DPP Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia atau GPEI, Khairul Mahalli  kepada Antara mengatakan kenaikan impor terjadi karena adanya kenaikan volume dan harga barang impor.

Volume impor naik karena adanya permintaan meningkat dari Sumut  meski sebaliknya ada penurunan ekspor.
 

 Sementara, kata Khairul Mahalli yang pengusaha Sumut itu, harga barang impor naik akibat menguatnya nilai dolar AS terhadap Rupiah.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut BRI, Menkeu dan Komisaris BRI

Rabu, 29 Januari 2020 - 20:41 WIB

Menkeu Sri Mulyani Apresiasi BRI Fokus Kembangkan UMKM

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani mendukung strategi PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk untuk fokus memperkuat bisnis di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) karena memiliki…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika mewakili Presiden Joko Widodo pada acara pembukaan Rapat Pimpinan Nasional Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI)

Rabu, 29 Januari 2020 - 17:06 WIB

Buka Rapim Gapensi, Menperin Sebut Industri Pendukung Jasa Konstruksi Masih Prospektif

Industri pendukung jasa konstruksi dinilai masih memiliki prospek bisnis yang cukup besar ke depannya, seiring gencarnya program pembangunan infrastruktur di dalam negeri.

Launching I Konser yang hadir di Indihome

Rabu, 29 Januari 2020 - 16:23 WIB

Indihome Sediakan i Konser Gaet Penikmat Musik

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui brand IndiHome terus berupaya menyediakan produk dan layanan yang berkualitas bagi seluruh segmen pelanggannya.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (Tengah)

Rabu, 29 Januari 2020 - 16:00 WIB

Lampaui Target, Realisasi Investasi Tahun 2019 Tembus 800 Triliun

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan pencapaian realisasi investasi periode Triwulan IV (Oktober-Desember) 2019 sebesar Rp 208,3 triliun, meningkat 12…

Check Point Software Technologies Ltd

Rabu, 29 Januari 2020 - 15:25 WIB

Check Point Software Launches New Global Partner Program to Accelerate and Scale Channel Success

Check Point® Software Technologies Ltd, a leading provider of cyber security solutions, today announced the launch of its new global partner program. Developed in close consultation with hundreds…