INDUSTRY.co.id -- Jakarta - Diperkirakan IHSG akan bergerak mencoba menguat dengan rentan pergerakan 5600-5726. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya AKRA, HRUM, TINS, ADHI, JSMR, SMRA, PTPP, BBTN, BBNI.

Advertisement

“Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak mencoba menguat dengan rentan pergerakan 5600-5726. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya AKRA, HRUM, TINS, ADHI, JSMR, SMRA, PTPP, BBTN, BBNI,” ujar analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Mayoritas saham Asia ditutup melemah terkonsolidasi. Indeks Nikkei (-0.12%), TOPIX (-0.15%), HangSeng (-1.41%), CSI (+0.04%) dan KOSPI (+0.05%) ditutup sedikit berubah kecuali Indeks HangSeng yang melemah signifikan karena sepinya perdagangan disaat sebagian aktifitas kota masih libur. Gubernur PBOC bertujuan untuk mempertahankan mata uangnya pada tingkat yang stabil sehingga membuat yuan menghapus kerugian sebelumnya.

Advertisement

 

IHSG (-1.96%) ditutup melemah signifikan 112.83 poin dilevel 5633.94 dengan tertekannya sektor industri dasar (-3.89%) dengan saham BTON (-22.31%), KRAS (-9.55%) dan INTP (-7.03%) memimpin pelemahan. Investor asing tercatat net sell 538.34 Miliar rupiah seiring kekhawatiran investor asing pada depresiasi rupiah yang berlanjut dimana pada hari ini nilai tukar Rupiah terhadah USD sempat berada diatas 14400.

Advertisement

 

Ekuitas Eropa membuka perdagangan dengan penguatan diawal sesi. Indeks Eurostox (+1.05%), FTSE (+0.30%), DAX (+1.03%) dan CAC (+0.88%) menguat cukup optimis. Pemerintah koalisi Jerman yang menghindari krisis terkait migrasi mampu menguatkan nilai tukar Rupiah. Pada perdagangan selanjutnya bursa global tanpa perdagangan ekuitas di AS karena merayakan hari kemerdekaan ditengah Data indeks kinerja sektor jasa mayoritas akan rilis. Momentum kekhawatiran seakan bernafas bagi sentimen global.

Advertisement

 

Secara teknikal IHSG bergerak kembali melemah menguji support lower bollinger bands. Indikator stochastic terkonsolidasi pada momentum rendah diarea oversold dengan indikasi rebound cukup terbuka jika pada perdagangan selanjutnya IHSG berhasil whipsaw pada level 5660 sebagai support fractal.