INDUSTRY.co.id - Pekanbaru- Ada hal unik yang akan dirayakan oleh masyarakat tepi Sungai Kampar, Riau yakni, Hari Raya Enam atau Lebaran Enam. Tradisi ini, merupakan salah satu rangkaian untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Advertisement

"Ini sudah ditetapkan sebagai tradisi masyarakat Riau. Lebaran Enam ini merupakan perayaan yang lebih ramai dibandingkan Hari Raya Idul Fitri," ujar Kepala Dinas Provinsi Riau Fahmizal saat ditemui di Kementerian Pariwisata beberapa waktu lalu.

Lebaran Enam ini, mempunyai daya tarik tersendiri bagi masyarakat setempat bahkan bagi wisatawan asing, khususnya wisatawan asal Malaysia.

Advertisement

"Pasar utama wisatawan asing yakni dari Malaysia, karena memang letak mereka hanya 39 kilometer dari Malaysia ke Riau. Selain itu, pergerakan wisatawan nusnatara bisa mencapai 8 ribu orang yang hadir dalam Lebaran Enam ini," jelas Fahmizal.

Tradisi Lebaran Enam nini dilakukan setelah menjalankan puasa selama enam hari yang dimulai dari H+2 Lebaran. Momen ini, dimanfaatkan oleh sejumlah travel agent untuk membuat paket wisata ini di Riau.

Advertisement

"Tradisi ini sudah dijadikan paket wisata oleh para travel agent, melihat impactnya, mereka lalu menjual paket ini kepada para wisatawan," pungkasnya.

Sama seperti Hari Raya Idul Fitri, Lebaran Enam juga melakukan berbagai kegiatan seru lainnya seperi salam-salama, mencicipi kuliner khas ataupun menjalang-jalang.

Advertisement

Menjalang-jalang adalah kegiatan kumpul oleh para warga yang dilakukan di rumah tokoh adat.