INDUSTRY.co.id - Pandeglang - Tuna Game Fishing Competition 2026 sukses digelar di kawasan wisata Tanjung Lesung pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda sport tourism yang memadukan kompetisi memancing, promosi wisata bahari, serta kepedulian terhadap kelestarian sumber daya laut. Adapun kompetisi ini diikuti 299 pemancing yang tergabung dalam 74 tim dari berbagai daerah di Indonesia.
Sejak Sabtu pukul 06.00 WIB, para peserta berangkat menuju titik pemancingan di perairan Selat Sunda untuk berburu ikan tuna. Dengan mengedepankan sportivitas, keselamatan, dan kebersamaan, seluruh rangkaian kompetisi berlangsung lebih dari delapan jam dan berjalan lancar. Mulai dari kegiatan memancing, penimbangan hasil tangkapan hingga penyerahan penghargaan kepada para pemenang.
Iqbal dari Rangkasbitung, yang tergabung dalam tim One Peace Fishing dan berhasil meraih Juara 1 Tuna Game Fishing Competition 2026 dengan hasil tangkapan tuna seberat 10,70 kilogram, mengatakan kompetisi mancing tuna ini berjalan dengan sangat baik, rapi, dan penuh keakraban.
Menurut Iqbal, Tuna Game Fishing Competition 2026 merupakan kompetisi mancing yang berhasil menyalurkan hobinya sekaligus menjadi ajang untuk bersilaturahmi dengan sesama “mancing mania” dari berbagai daerah.
“Semoga acara seperti ini bisa terus menjadi agenda rutin. Saya beserta tim sangat bahagia bisa membawa pulang hadiah total Rp10,6 juta dari acara ini,” seru Iqbal usai acara.
Hal senada juga disampaikan Habibi dari Pelawan Team asal Bekasi, yang meraih juara kategori non-tuna melalui hasil tangkapan ikan layaran (marlin) seberat 6 kilogram dan menerima hadiah Rp1 juta. Ia mengaku kompetisi mancing kali ini memberikan pengalaman yang sangat menyenangkan dan berkesan.
“Ternyata, kompetisi ini bukan hanya menguji kemampuan memancing saya. Lebih dari itu, saya ternyata lebih senang bisa bertemu dengan sesama angler. Suasananya seru, sportif, dan penuh kebersamaan. Saya sangat menikmati kegiatan dari awal sampai akhir sekaligus silaturahmi yang terjalin,” kata dia.
H. Ade Asnawi, Tokoh Muda Pandeglang Selatan, yang juga dikenal sebagai salah satu perintis daerah otonomi baru (DOB) Cibaliung, mengatakan, ke depan seluruh pemangku kepentingan berharap adanya peningkatan populasi ikan, bertambahnya jumlah kunjungan wisatawan, serta semakin kuatnya keterlibatan masyarakat dalam menjadikan Tanjung Lesung sebagai destinasi unggulan sport fishing dan wisata pesisir.
“Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, masyarakat setempat berkomitmen untuk terus menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan daya tarik kawasan di tingkat nasional maupun internasional,” harap H. Ade Asnawi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang, Budi Suhardiman Januardi menyampaikan apresiasi kepada Tanjung Lesung dan pihak-pihak terkait yang telah menyelenggarakan kompetisi mancing tuna di Tanjung Lesung.
“Kabupaten Pandeglang memiliki garis pantai sepanjang 307 kilometer, yang merupakan salah satu yang terpanjang di Provinsi Banten. Potensi ini harus bisa dimanfaatkan secara optimal melalui berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan sektor pariwisata. Kami berharap semakin banyak event bisa diselenggarakan di Tanjung Lesung. Apalagi, dengan segera beroperasinya jalan tol, akses menuju kawasan ini akan semakin mudah, sehingga diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” kata Budi Suhardiman Januardi.
Ia berharap event ini bisa terus berkembang, menjangkau peserta yang lebih luas, serta semakin memperkuat posisi Tanjung Lesung sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Indonesia.
Sementara itu, Chief Operating Officer Tanjung Lesung, Ivonne Anggraini mengatakan, Tuna Game Fishing Competition kali ini merupakan penyelenggaraan yang kedua setelah sebelumnya digelar pada 2023.
“Semoga ke depan event ini bisa kembali digelar dengan skala yang lebih besar. Tentunya, masukan-masukan dari penyelenggaraan tahun ini bakal menjadi pembelajaran agar jackpot pada event selanjutnya bisa lebih besar lagi,” kata Ivonne Anggraini.
Sementara itu, Director Tanjung Lesung sekaligus Ketua Penyelenggara Tuna Game Fishing Competition, Kunto Wijoyo berharap event ini bisa semakin memperkenalkan Tanjung Lesung sebagai destinasi wisata bagi para pecinta olahraga memancing di Indonesia.
“Event ini juga bertujuan menjadi ruang bagi berbagai komunitas mancing untuk menyalurkan hobi mereka. Harapannya, Tanjung Lesung bisa menjadi pilihan bagi para komunitas ketika ingin memancing ikan-ikan besar, sekaligus menikmati keindahan wisata bahari yang ada di sini,” tambah Kunto Wijoyo.
Bagi wisatawan yang tertarik untuk mencoba memancing tuna di Tanjung Lesung, silakan kunjungi website resmi Tanjung Lesung di www.tanjunglesungresort.com, atau menghubungi Hotline Reservasi di 0811-8780-100 untuk informasi lebih lanjut.