Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Menjelang Lebaran Aman

Oleh : Hariyanto | Minggu, 10 Juni 2018 - 16:48 WIB

Pupuk Indonesia
Pupuk Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Ka. Corporate Communication PT Pupuk Indonesia (Persero), Wijaya Laksana mengatakan, pasokan pupuk menjelang hari raya saat ini cukup untuk kebutuhan hingga 2 bulan ke depan.

Untuk total stok pupuk secara nasional hingga per 7 Juni 2018 lini III dan IV sebesar 1.264.532 ton dari ketentuan minimum sebesar 279.462 ton. Adapun rincian stok pupuk terdiri dari 534.911 ton Urea, 340.801 ton NPK, 144.198 ton SP-36, 135.769 ton ZA, dan 108.853 ton Organik. 

“Stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan petani selama dua bulan kedepan," kata Wijaya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (9/6/2018).

Wijaya Laksana juga menambahkan bahwa menjelang liburan hari raya, Pupuk Indonesia Group melakukan beberapa strategi seperti pengamanan ketersediaan pasokan pupuk di daerah dan kelancaran penyaluran pupuk di daerah sesuai dengan standarisasi 6 tepat. 

PT Pupuk Indonesia (Persero) memiliki jaringan distribusi yang kuat di seluruh Indonesia, khusus untuk memenuhi kebutuhan pupuk di sektor pertanian dan tanaman pangan.

Saat ini  PT Pupuk Indonesia, yaitu 1.542 distributor, 45.005 kios, 18 unit Armada Kapal, 652 unit Gudang Lini II &  III dengan kapasitas sebesar 2.981.078 ton lebih dan total kapasitas Gudang kurang lebih 3.548.478 ton, Gudang Lini I dengan kapasitas 567.400 ton, 3 unit (14 distribution center) pengantongan pupuk di Lini II, 4 Dermaga Kapal (PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, dan PT Petrokimia Gresik), 6.288 unit armada truk, dan Voyage ± 194 rute.

Dalam menjamin distribusi pupuk urea bersubsidi dan mencegah terjadinya penyimpangan penyaluran di lapangan, pemerintah menerapkan sistem Distribusi Pupuk Bersubsidi secara tertutup dengan mempergunakan sistem distribusi dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). 

Sesuai ketentuan Kementerian Pertanian, produsen pupuk diwajibkan menyimpan stok sampai untuk kebutuhan dua minggu ke depan namun pada prakteknya, Pupuk Indonesia menyiapkan Stok setara dengan stok untuk satu bulan ke depan. Hal ini untuk mencegah terjadinya kelangkaan pada saat terjadi lonjakan permintaan di musim tanam.

"Pupuk Indonesia taat kepada peraturan pemerintah, dalam menjalankan amanah untuk pendistribusian pupuk sesuai prinsip 6 Tepat, yaitu tepat waktu, tepat jumlah, tepat tempat, tepat jenis, tepat mutu dan tepat harga,” pungkas Wijaya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Perhatian Dunia Pendidikan, Pengusaha Joune Ganda Terima Penghargaan

Sabtu, 21 September 2019 - 18:00 WIB

Perhatian Dunia Pendidikan, Pengusaha Joune Ganda Terima Penghargaan

Ikatan Guru Indonesia(IGI) memberikan penghargaan “Anugerah Pendidikan Indonesia 2019” (API 2019) sebagai wujud apresiasi terhadap komitmen dan kontribusi bagi dunia pendidikan oleh pejabat…

Penjualan perdana OPPO A9 2020

Sabtu, 21 September 2019 - 17:41 WIB

OPPO Lakukan Penjualan Perdana Perangkat Teranyar A9 2020 di Bekasi

Setelah resmi diperkenalkan pada 17 September 2019 kemarin, OPPO melakukan penjualan perdana perangkat A9 2020 di enam kota yakni Bekasi, Jakarta, Bandung, Balikpapan, Medan dan Bali.

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya seusai meluncurkan masterplan pengembangan wisata religi di Kecamatan Tanara

Sabtu, 21 September 2019 - 17:40 WIB

Menpar Luncurkan Masterplan Pengembangan Wisata Religi di Kecamatan Tanara

Masterplan pengembangan wisata religi mulai diterapkan di Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten, seiring dengan diluncurkannya rencana induk tersebut.

H. Priyadi Abadi, MPar Chairman Indonesian Islamic Travel Communication Forum (IITCF) paling kiri

Sabtu, 21 September 2019 - 17:11 WIB

Halal Tour Jamin Makanan dan Waktu Ibadah ke Luar Negeri

Jakarta -- Kenapa harus Halal Tour? Sebuah pertanyaan yang untuk sebagian orang akan merasa kurang nyaman menyebutnya, kenapa harus halal? Tapi bagi umat Islam, persoalan halal menjadi penting…

Tiga Kandidat Rektor akan Lakukan Debat Publik

Sabtu, 21 September 2019 - 17:00 WIB

Tiga Kandidat Rektor akan Lakukan Debat Publik

Memberi ruang bagi para kandidat untuk memaparkan sekaligus mempertahankan visi-misi mereka, berikut kesempatan mengkritisi pandangan para pesaingnya melatarbelakangi Majelis Wali Amanat Universitas…