INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III mendukung program tol laut yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Dukungan tersebut dilakukan dengan mengembangkan wilayah Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang menjadi salah satu jalur tol laut dengan nilai investasi sebesar Rp1,6 triliun untuk proses reklamasi di wilayah Kalibaru Barat seluas 22 Hektar.

Advertisement

Commercial and Operational Director Pelindo III Mohammad Iqbal dalam siaran tertulisnya, Selasa (29/5/2018) menyebut ini upaya pengembangan Pelabuhan Semarang tersebut bertujuan untuk memperkuat kegiatan bongkar muat di pelabuhan sekaligus mendukung perekonomian Provinsi Jawa Tengah yang semakin meningkat sejak tahun 2012.

“Tentunya peningkatan perekonomian di Jawa Tengah menginisiasi Pelindo III untuk mengembangkan pelabuhan yang dikelolanya dalam mendukung ekonomi Negara. Apalagi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi salah satu dari 24 pelabuhan feeder bagi pelabuhan utama dan pelabuhan pengumpul dari rangkaian jalur tol laut sehingga dengan adanya terminal baru maka proses pemindahan barang bisa dilakukan di dalam area pelabuhan,” ujar Iqbal.

Advertisement

Saat ini Pelabuhan Tanjung Emas memasuki tahap pra reklamasi, dimana area pelabuhan termasuk yang telah dilakukan reklamasi nantinya akan menerapkan sistem zonasi sebagai zona curah, zona peti kemas internasional, zona terminal penumpang, dan cruise. Dalam rencana pengembangan wilayah tersebut, Pelindo III telah mengantongi Surat Kelayakan Lingkungan Hidup Rencana Kegiatan Reklamasi (SKL) dan Izin Lingkungan (IL) yang ditetapkan pada tahun 2017 oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Saat ini pengembangan terminal terhambat karena SKL dan IL yang dimilki oleh Pelindo III tengah digugat. Tentunya hal ini tidak menyurutkan niat Pelindo III untuk tetap melanjutkan proses perijinan di Kementerian Perhubungan,” tegas Iqbal.

Advertisement