IHSG Berpeluang Hijau di Tengah Berkecamuknya Komoditas

Oleh : Wiyanto | Rabu, 23 Mei 2018 - 09:02 WIB

Bank Central Asia (Foto Ist)
Bank Central Asia (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam range 5703 - 5936. IHSG saat ini terlihat sedang berusaha untuk kembali dapat mempertahankan support level sehingga peluang kenaikan dapat terus berlanjut.

"Hingga dapat menggapai level rekor tertinggi sepanjang masa kembali, ditengah gejolak harga komoditas dan mulai membaiknya nilai tukar rupiah terhadap USD saat ini, IHSG berpotensi menguat," kata William Surya Wijaya Vice President Research Department
PT Indosurya Bersinar Sekuritas di Jakarta, Rabu (23/5/2018).

Kemarin, IHSG (+0.30%) dibuka optimis menguat namun ditutup hanya naik 17.26 poin cenderung menekan dan bertahan di zona positif dilevel 5751.12 dengan saham-saham sektor pertambangan (+1.13%) terkoreksi setelah pada perdagangan sebelumnya menjadi pionir penguatan disaat IHSG melemah meskipun harga tambang energy maupun logam bergerak pada trend positif. Investora sing tercatat net sell 353.95 miliar rupiah lebih sedikit dari catatan net sell sebelumnya. Rupiah (+0.34%) bergerak menguat dilevel 14.142 rupiah per dollar AS.

Ia sodorkan saham pilihan berikut : WSBP, WTON, TLKM, HMSP, KLBF, JSMR, BBNI, BJTM, BBCA dan BBRI.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto:Ridwan)

Jumat, 24 Mei 2019 - 19:00 WIB

Kemenperin Dorong Kerja Sama Industri 4.0 dengan Taiwan

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pengembangan teknologi di sektor industri, salah satu upayanya dengan mendirikan Digital Capability Center (DCC).

Samsung Galaxy A2 Core

Jumat, 24 Mei 2019 - 16:14 WIB

Samsung Luncurkan Galaxy A2 Core, Smartphone 4G Harga Satu Jutaan

Samsung Galaxy A2 Core dibenamkan Exynos 7870 dan Android Go mengoptimalkan performa dan baterai tahan lebih lama

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Jumat, 24 Mei 2019 - 15:21 WIB

Sediakan Pangan Murah, Launching TTI Center Disambut Gembira Warga Bogor

Bogor - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) terus memperluas jaringan Toko Tani Indonesia (TTI), sebagai pusat perbelanjaan yang menjual berbagai komoditas…

Bank Mandiri Syariah (Foto Ist)

Jumat, 24 Mei 2019 - 15:15 WIB

Mandiri Syariah Perluas Penggunaan Data Dukcapil

Jakarta — PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) memperluas pemanfaatan NIK data kependudukan dan KTP Elektronik Dukcapil.

PLN Hentikan 11 Proyek Pembangkit Listrik Kapasitas 147 MW

Jumat, 24 Mei 2019 - 13:27 WIB

Libur Lebaran, PLN Matikan 20 Pembangkit Listrik

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero akan mematikan 20 pembangkit listrik miliknya menyusul adanya potensi penurunan daya listrik di Hari Raya Lebaran.