IPC Sinergi Dengan Semen Indonesia dan WIKA

Oleh : Dina Astria | Jumat, 18 Mei 2018 - 14:54 WIB

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) (indonesianindustry)
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) (indonesianindustry)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Pelabuhan Indoesia II (Persero) atau IPC menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang rencana kerja sama pemanfaatan llahan dan kegiatan pelayanan jasa kepelabuhanan dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan oleh Direktur Utama IPC Elvyn G. Masassya dan Direktur Semen Indonesia Hendi Prio Santoso dan disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis.

Elvyn dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, menjelaskan nota kesepahaman itu bertujuan untuk membangun kemitraan dan sinergi BUMN dengan prinsip saling menguntungkan dalam memanfaatkan potensi masing-masing didasarkan pada prinsip tata kelolaperusahaan yang baik.

"Semen Indonesia dan IPC memiliki kemampuan dan fungsi yang dapat ditingkatkan untuk berperan serta dalam kerja sama pemanfaatan lahan dan pelayanan jasa kepelabuhanan. Kami berharap MoU ini dapat meningkatkan potensi bisnis yang dimiliki kedua pihak," katanya.

Penandatanganan MoU antara IPC dan Semen Indonesia itu terkait sejumlah ruang lingkup meliputi pemanfaatan produk semen dan/atau non semen dari Semen Indonesia dan/atau anak perusahaan serta afiliasinya dalam kegiatan pembangunan atau pengembangan pelabuhan di lingkungan IPC.

Kerja sama juga melingkupi kegiatan distribusi, logistik dan bongkar muat produk semen dan/atau non semen dari Semen Indonesia dan/atau anak perusahaan serta afiliasinya di lingkungan IPC dan/atau anak perusahaan serta afiliasinya serta pelayanan pemanduan dan penundaan kapal serta pelayanan barang oleh IPC di Tersus/TUKS milik Semen Indonesia dan/atau anak perusahaan serta afiliasinya di lingkungan IPC.

Pengembangan Pelabuhan Kijing Dalam kesempatan yang sama, IPC juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk pengembangan Pelabuhan Kijing, Kalimantan Barat.

Terminal Kijing akan dikembangkan sebagai pelabuhan laut dalam yang mampu mengakomodir potensi "hinterland" dan kapal berukuran besar.

Pada tahap pertama, IPC akan membangun empat terminal yakni terminal "multipurpose", terminal curah cair, terminal peti kemas dan terminal curah kering.

Kapasitas terminal peti kemas diproyeksi mencapai 1 juta TEUs sedangkan curah cair dan curah kering masing-masing 8,3 juta ton dan 15 juta ton. Ada pun kapasitas terminal "multipurpose" diproyeksi mencapai 500 ribu ton per tahun pada tahap pertama.

"Pengembangan Terminal Kijing akan terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sehingga dapat menjadi pusat industri pengolahan bahan baku baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor," pungkas Elvyn.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Hospitality Indonesia Bangkitkan Gairah Pelaku Bisnis Lokal Eksis

Kamis, 24 Oktober 2019 - 08:30 WIB

Hospitality Indonesia Bangkitkan Gairah Pelaku Bisnis Lokal Eksis

Gelaran pameran industri hospitality dan desain satu-satunya di Indonesia, Hospitality Indonesia resmi digelar hari ini, Rabu, 23 Oktober 2019 di Hall A - Jakarta International Expo (JIExpo)…

Para peserta seminar PT Anabatic Digital Raya bertajuk Digitalk berpose seusai acara di Ngalup Coworking Space, Malang, Jawa Timur, Rabu (23/10/2019). (Foto: istimewa)

Kamis, 24 Oktober 2019 - 08:12 WIB

Perkuat Literasi Teknologi Kaum Milenial, Anabatic Digital Raya Gelar Seminar Big Data di Malang

Malang - PT Anabatic Digital Raya, anak usaha PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC), mengadakan seminar bertajuk Digitalk di Ngalup Coworking Space, Malang, Jawa Timur, Rabu (23/10/2019).

Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta

Kamis, 24 Oktober 2019 - 07:35 WIB

Oktober, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga

Jakarta - Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan, Rabu ini menilai stabilitas sektor jasa keuangan hingga pekan keempat Oktober dalam kondisi terjaga di tengah perlambatan pertumbuhan…

Sertijab Menko Polhukam Wiranto kepada Mahfud MD

Kamis, 24 Oktober 2019 - 07:28 WIB

Sertijab Menko Polhukam Wiranto kepada Mahfud MD

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto melaksanakan serah terima jabatan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan yang baru Prof. Dr. Mahfud MD di…

Mendagri Tito Karnavian, (Foto Dok CNN)

Kamis, 24 Oktober 2019 - 07:17 WIB

Selamat Datang Mendagri Tito Karnavian di Kemendagri dan BNPP

Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D merupakan sosok yang tak asing lagi di tengah masyarakat. Kepiawaiannya dalam memimpin Badan Nasional Penanggulangan Terorisme…