Tangkal Isu Kelangkaan Pupuk, Petrokimia Gresik Lakukan Penguatan SPDP

Oleh : Hariyanto | Selasa, 03 April 2018 - 16:25 WIB

Petrokimia Gresik
Petrokimia Gresik

INDUSTRY.co.id - Gresik - PT Petrokimia Gresik (PG) melakukan penguatan kepada Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) di daerah untuk menangkal adanya isu pupuk bersubsidi langka di daerah dengan mengamankan stok pupuk bersubsidi.

Sekretaris Perusahaan PT Petrokimia Gresik Yusuf Wibisono mengatakan, pihaknya terus meningkatkan koordinasi, baik dengan Dinas Pertanian setempat, distributor, kios resmi, hingga kelompok tani.

"Koordinasi adalah hal yang sangat krusial saat ini, mengingat sebagian petani sudah mulai menanam kembali dan membutuhkan pupuk bersubsidi," kata Yusuf di Gresik, Senin (2/4/2018).

Yusuf mengatakan, apabila terjadi isu pupuk langka, pihaknya mengajak masyarakat untuk melihat apakah alokasi pupuk bersubsidi di suatu daerah masih ada atau tidak. "Bila alokasi habis, maka produsen tidak bisa menyalurkannya selama belum ada keputusan realokasi dari pemerintah," katanya.

Oleh karena itu, Yusuf meminta agar distributor dan kios resmi senantiasa mematuhi seluruh perangkat peraturan yang berlaku dalam penyaluran pupuk bersubsidi dan tidak terlibat dalam kesalahan seperti penyelewengan, penimbunan, menjual pupuk subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), dan sebagainya.

"Karena kami tidak akan segan-segan untuk memberhentikan kerja sama distribusi jika distributor atau kios resmi terbukti melakukan kesalahan tadi," tegasnya.

Sebagai produsen pupuk dan bahan kimia pada sektor agroindustri, perusahaan, kata Yusuf, pihaknya berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Sebab, Petrokimia Gresik telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi lebih dari 1 juta ton atau empat kali lebih banyak dari stok ketentuan minimum pemerintah, yaitu sebesar 220.209 ton.

"Dari alokasi nasional 9,55 juta ton, kami mendapat alokasi penyaluran sebesar 5,3 juta ton, dan hingga saat ini kami telah menyalurkan sebesar 1.224.951 ton atau 83 persen dari tanggungjawab alokasi sampai dengan Maret 2018," tuturnya.

Sementara itu, total SPDP yang dimiliki Petrokimia Gresik adalah sebanyak 77 personil dan dibantu dengan 323 orang asisten yang tersebar di seluruh nusantara.

"Mereka adalah perwakilan perusahaan yang berwenang untuk berkoordinasi dengan pihak terkait serta mengawasi distributor dan kios resmi. Dan kami telah meminta petugas SPDP agar menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan sejumlah pihak, sehingga bisa diketahui kebutuhan asli pupuk bersubsidi di suatu daerah," katanya. (tar)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

The NextDev Hub Virtual Talks

Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:15 WIB

Telkomsel Gelar The NextDev Hub Virtual Talks untuk Dorong Komunitas Startup dan Penggiat Ekosistem Digital Terus Produktif

The NextDev Hub Virtual Talks menghadirkan rangkaian diskusi panel, webinar dan loka karya (workshop) yang diselenggarakan melalui siaran langsung di platform YouTube. Topik-topik yang dibahas…

Gubernur Kalbar Sutarmidji (Detik.Com)

Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:06 WIB

Cara Gubernur Kalbar Sutarmidji Tekan COVID-19: Gelar Rapid Test hingga Cek Langsung Menu Makanan di Rumah Sakit

Gubernur Kalbar Sutarmidji Tekan Sebaran COVID-19: Gelar Rapid Test Massal hingga Mengecek Langsung Menu Makanan di Rumah Sakit Jakarta, Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji mengungkapkan…

Protes PPDB soal batas usia siswa dan zonasi sekolah Jakarta (foto CNNIndonesia)

Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:02 WIB

Pak Anies Tolong Turun Tangan Langsung Urusi PPDB DKI

Jakarta-Fraksi Golkar meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menerangkan kepada masyarakat soal kebijakan PPDB tersebut.

Pakar gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito

Sabtu, 04 Juli 2020 - 08:39 WIB

Kabar Gembira! Gugus Tugas: Wilayah Zona Hijau Telah Mencapai 99 Daerah

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Prof. Wiku Adisasmito menyampaikan kabar gembira terkait jumlah wilayah yang berstatus zona hijau telah mencapai 99 daerah.

Gerbang tol Pandaan

Sabtu, 04 Juli 2020 - 08:29 WIB

Wih...Tol Pandaan-Malang Raih Sertifikat Green Toll Road Indonesia

Pembangunan Tol Pandaan-Malang dilakukan dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan berkelanjutan sejak tahap perancangan, pembangunan, pengoperasian, hingga tahap pemeliharaan.