RR Ungkap Keanehan Hitung-Hitungan Harga Garam di Level Retail

Oleh : Herry Barus | Kamis, 29 Maret 2018 - 08:01 WIB

Rizal Ramli (dok RMOL)
Rizal Ramli (dok RMOL)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Harga garam di pasaran nampaknya ada keanehan dalam hitung-hitungan sebelum dijual di level retail. Mengingat selisih harga yang dijual lumayan tinggi yakni Rp 1.000 perkilogramnya.Akibatnya pemerintah melakukan impor karena harga garam dianggap mahal.

Ahli Ekonomi, Rizal Ramli (RR) mengatakan, jika dibedah dengan teliti dengan melihat angka-angkanya, sebenarnya tidak terlalu sulit. Harga garam rakyat mentah di petani antara Rp 550- 650 perkilogramnya. Harga tersebut ditambah biaya proses menjadi garam siap konsumsi sebesar Rp 600 sehingga menjadi Rp 1.200 perkilogramnya. Garam jadi selanjutnya dijual dengan untung 20 persen menjadi Rp 1.500 perkilo.

Sementara harga garam mentah impor Rp 600 perkilo. Selanjutnya diproses dengan biaya Rp 600 sehingga menjadi Rp 1.200 perkilo. Jika dibandingkan dengan harga mentah antara garam rakyat dengan impr tidak jauh-jauh amat, cuma selisihnya Rp 50 perkilo. Artinya tidak benar kalau garam lokal mahal, ujar Rizal Ramli, di Surabaya, Rabu (28/3/2018).

Untuk melindungi petani garam, Rizal mengusulkan agar pemerintah mengenakan pajak tambahan 20 persen untuk garam impor.Namun, kebijakan ini Australia menolaknya dengan beban 20 persen. Kita Negara besar, kita berhak melindungi rakyat kita, paparnya.

Mantan Menko Perekonomian itu menilai yang menjadi masalah adalah harga garam di level ritail menjadi Rp 2.500, sehingga diduga ada permainan kartel karena selisihnya Rp 1000 dari harga garam jadi yakni Rp 1.500. Harga garam rakyat ditambah prosesing ditambah margin menjadi Rp 1.500.Kok bisa selisihnya Rp 1.000. Siapa yang dapat ini. Jadi marginnya terlalu tinggi, terangnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersama YALISA Gelar OBSC

Minggu, 21 April 2019 - 20:39 WIB

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersihkan Ciliwung

Jakarta – Millenials Askrindo laksanakan Operasi Bersih Sungai Ciliwung (OBSC) bersama Komunitas Pencinta Ciliwung YALISA dari bentangan Kalibata sampai dengan MT Haryono dalam rangka merayakan…

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…