PT KCI dan Perum PPD Dorong Integrasi Antar Moda Melalui Kartu Multi Trip

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 16 Maret 2018 - 11:29 WIB

PT Kereta Commuter Indonesia bersama Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (berkomitmen mendukung implementasi integrasi antar moda melalui layanan alat bayar commuter yakni tiket Kartu Multi Trip (KMT) yang dapat digunakan untuk bus kota.
PT Kereta Commuter Indonesia bersama Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (berkomitmen mendukung implementasi integrasi antar moda melalui layanan alat bayar commuter yakni tiket Kartu Multi Trip (KMT) yang dapat digunakan untuk bus kota.

INDUSTRY.co.id, Jakarta -PT Kereta Commuter Indonesia bersama Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (berkomitmen mendukung implementasi integrasi antar moda melalui layanan alat bayar commuter yakni tiket Kartu Multi Trip (KMT) yang dapat digunakan untuk bus kota. Dalam kerja sama ini, tidak hanya alat bayar yang di integrasikan, tapi juga integrasi kemudahan berpindah moda. 

Kerjasama dua perusahaan penyedia jasa transportasi publik di wilayah Jabodetabek ini sebelumnya telah dituangkan dalam penandatanganan Perjanjian Kerjasama yang dilakukan oleh Subakir (Direktur Operasi & Pemasaran PT KCJ) dan Pande Putu Yasa (Direktur Utama Perum PPD) di Semarang pada 22 Februari 2018.

Direktur Operasi dan Pemasaran PT Kereta Commuter Indonesia, Subakir dalam gelaran Konferensi Pers, Jumat (16/ 3) di Stasiun Sudirman mengatakan sinergi KCI dan Perum PPD ini akan memberikan pelayanan dan kemudahan serta nilai lebih bagi seluruh pengguna jasa KRL. "Ini juga sejarah bagi kami karena untuk pertama kalinya Kartu Multi Trip (KMT ) dapat digunakan sebagai alat bayar di luar ekosistem KCI sendiri,”ujar Subakir

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Pemm PPD, Pande Putu Yasa, mengatakan sinergi ini untuk memberikan kemudahan bagi pengguna jasa angkutan KRL maupun bus dan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dimasa datang atas terintegrasinya antara kereta dan bus kota, baik dari segi ticketing maupun dari segi antar moda.

“Layanan ini sekaligus menjadi bukti komitmen kedua perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk mempermudah masyarakat mengakses transportasi massal yang aman, nyaman dan terjangkau,”pungkasnya

Untuk tahap awal ini rute trans commuter yang dioperasikan PPD adalah stasiun Sudirman, Gambir, dan Stasiun Sudirman- Blok M dengan tiket 5.000 untuk sekali perjalanan. Armada Transcommuter PPD siap melayani pengguna mulai pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB setiap harinya dengan waktu keberangkatan setiap 30 menit sekali.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Senin, 22 April 2019 - 21:01 WIB

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Presiden Jordan Medical Aid For Palestinians (MAP), Prince El Hassan Bin Talal, meresmikan klinik bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk pengungsi Palestina di Yordania. “Klinik…

Traveloka Epic Sale 2019

Senin, 22 April 2019 - 20:46 WIB

Mudahkan Pengguna Wujudkan Impian Liburan Hari Raya, Traveloka Hadirkan EPIC Sale 2019

Para pengguna Traveloka sebentar lagi akan dapat menikmati potongan harga terbatas yang luar biasa melalui program khusus Traveloka Epic Sale. Program yang akan berlangsung pada tanggal 24-27…

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:30 WIB

Capres Prabowo Sakit, Tak Bisa Bertemu Utusan Capres Jokowi

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menyebutkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bisa bertemu…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Industri 5,4 Persen, Ini Program Strategis Menperin

Kementerian Perindustrian terus berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompeten terutama yang siap menghadapi era industri 4.0.