Kaltim Prima Coal Jual Kelebihan Daya Listrik Sebanyak 18 MW Pada PLN

Oleh : Hariyanto | Jumat, 09 Maret 2018 - 12:30 WIB

Listrik Ilustrasi
Listrik Ilustrasi

INDUSTRY.co.id - Balikpapan - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan penjualan kelebihan daya listrik produksi perusahaan tambang batu bara PT Kaltim Prima Coal (KPC) ke PT PLN Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, di Sangatta, Kutai Timur, Kamis (8/3/2018).

Sebelumnya, Menteri Jonan meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Bara berdaya 3 x 18 megawatt (MW), pembangkit listrik mulut tambang yang dioperasikan KPC. KPC menjual sebanyak 18 MW listrik kepada PLN, kemudian digunakan PLN untuk memenuhi kebutuhan 40 ribu pelanggan di Sangatta dan sekitarnya.

"Saya mendorong usaha pertambangan memenuhi kebutuhan listrik sendiri untuk membangun PLTU, dan kemudian memberikan sepertiga listrik produksinya kepada masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup rakyat dan sekaligus juga mendorong rasio elektrifikasi segera menjadi 100 persen," kata Jonan.

Menurut Direktur Bisnis Regional Kalimantan PLN Machnizon, sebelumnya kebutuhan listrik Sangatta dan sekitarnya dipenuhi dari pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) milik PLN dan sebagian lagi dari Sistem Mahakam, dengan daya mampu 18,5 MW.

Suplai dari Sistem Mahakam itu masuk lewat Gardu Induk Teluk Pandan sebesar 8 MW. Masuk listrik 18 MW dari KPC membuat PLN tidak perlu lagi mengoperasikan PLTD. Biaya produksi listrik juga menjadi turun.

Menurut Machnizon, PLN melakukan efisiensi yang cukup besar. Daya mampu pun bertambah menjadi 26 MW, sementara beban puncak Sangatta baru mencapai 18,14 MW.

"Ibaratnya begini, jika dulu kami produksi 1 kWh dengan biaya pokok Rp2.000, saat ini 1 kWh dengan harga di bawah Rp1.000. Ada efisiensi," ujar Machnizon.

PLN berharap kelebihan daya ini bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan besar seperti kawasan perkantoran pemerintahan, stadion, rumah sakit, dan pelanggan umum.

Selain itu, saat ini pembangunan gardu induk berkapasitas 150 kV di Sangatta oleh PLN juga telah selesai dan siap beroperasi untuk mendukung interkoneksi dengan Sistem Mahakam. (tar)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa, Direktorat Jenderal HKI Kemenhum-HAM, Brigjen Pol Reinhard Silitonga

Selasa, 21 Mei 2019 - 15:31 WIB

Direktorat Jenderal HKI Tutup Ratusan Portal E-Dagang Bermasalah

Jakarta - Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kementrian Hukum - HAM melalui Direktorat Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa telah menutup ratusan portal e-Dagang bermasalah yang…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat pembukaan Bazar Lebaran di Plasa Industri Kemenperin

Selasa, 21 Mei 2019 - 15:05 WIB

Penuhi Kebutuhan Pegawai dan Masyarakat, Kemenperin Gelar Bazar Lebaran

Kementerian Perindustrian senantiasa mendorong sektor industri manufaktur agar siap memenuhi kebutuhan konsumen terutama di pasar domestik selama bulan Ramadan dan Lebaran.

Hoshinoya Guguan

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:45 WIB

Resort Pemadian Air Panas Mewah di Taiwan, Hoshinoya Guguan Akan Resmi Dibuka pada 30 Juni 2019

Perusahaan Manajemen Hotel Terkemuka, Hoshino Resorts akan segera membuka HOSHINOYA di Guguan wilayah pemandian air panas yang terletak di pinggiran kota Taichung, Taiwan, pada 30 Juni 2019…

Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:20 WIB

Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas

Tiga Fitur Unggul Baru digibank by DBS dari KTA Hingga Transfer Valas

Christopher Gultom, Chief Credit Officer & Co-Founder Akseleran

Selasa, 21 Mei 2019 - 14:17 WIB

Pinjaman Online Akseleran ke Merchant Tokopedia Tumbuh Positif

Untuk sektor mikro, Akseleran memfasilitasi pinjaman online untuk merchant Tokopedia dengan rata-rata jumlah pinjaman sebesar Rp10 juta hingga Rp200 juta.