INDUSTRY.co.id, Tangerang - Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmy Diany minta kepada para pelaku yang bergerak di industri kreatif untuk fokus menggarap sesuai bakat yang dimilikinya.

Advertisement

"Jadi kalau memang bakatnya di suatu bidang maka itulah yang harus ditekuni jangan pindah-pindah," kata Airin saat meresmikan pusat komunitas (community Center) di apartemen Urban Heights Residence, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (25/2/2018) seperti diberitakan Antara.

Menurut dia, sejak pengembangan ekonomi kreatif dicanangkan Presiden Joko Widodo tahun 2014, industri ini mengalami kemajuan pesat mulai dari kuliner, kerajinan, sampai dengan teknologi informasi.

Advertisement

Airin mengatakan, pemerintah daerah siap untuk memberikan dukungan bagi perusahaan yang mengembangkan ekonomi kreatif, dengan hadirnya community center dapat menjadi sebagai wadah munculnya ekonomi kreatif.

Airin membenarkan pengembangan ekonomi kreatif bukan sekedar bakat saja, tetapi juga harus memiliki kemampuan manajemen keuangan dan bisnis agar dapat dipasarkan baik ditingkat lokal maupun nasional, terkait hal itu pemerintah daerah siap untuk memfasilitasi.

Advertisement

"Salah satu yang harus dipegang bagi pelaku ekonomi kreatif adalah manajemen keuangan. Jadi kalau produknya sudah laku jangan semuanya buat senang-senang. Sebagian harus ada yang disisihkan sebagai modal untuk diputar lagi," kata Airin berpesan.

Sedangkan Presiden Direktur GIB Land, Hanifa M. Cokrodihardjo selaku pengembang Urban Heights Residence mengatakan, community centre dapat dimanfaatkan tidak hanya warga Tangerang Selatan, tetapi juga semua komunitas yang ada di Indonesia.

Advertisement

Tujuannya dari wadah ini agar penghuni Urban Heights Residence dapat bersosialisasi dengan ikut ke dalam komunitas sesuai dengan kegemaran dan bakat yang dimilikinya, ke depannya diharapkan dari mulai sekedar kegemaran dan hobi dapat ditingkatkan ke arah komersial.

Terkait hal tersebut GIB Land sudah menyiapkan aplikasi "Urban World" yang dapat diunduh melalui ponsel pintar untuk memudahkan penghuni nantinya bergabung dengan komunitas yang diinginkan.

"Jadi kalau ada yang memang gemar memasak, sudah ada komunitas yang dibidang tersebut, Harapannya ke depannya dari sekedar hobi memasak dapat berkembang menjadi bisnis kuliner," kata Hanifa.

Sedangkan Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif, Hari Santosa Sungkari berpesan kepada wali kota beserta aparat di bawahnya untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif, sudah ada kriteria komunitas apa saja yang dapat dikembangkan sesuai program pemerintah.