Berkunjung ke Kotawaringin Barat, Jangan Lupa Mencicipi Kopi Liberika

Oleh : Chodijah Febriyani | Minggu, 18 Februari 2018 - 04:43 WIB

 Agrowisata Kampung Kopi di Kotawaringin Barat (Foto: Chodijah Febriyani/Industry.co.id)
Agrowisata Kampung Kopi di Kotawaringin Barat (Foto: Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Pontianak- Kabupaten Kotawaringin Barat yang terletak di Provinsi Kalimantan Tengah ini banyak sekali potensi destinasi wisata. Mulai dari wisata alam, religi bahkan wisata sejarahnya.

Salah satunya yaitu destinasi wisata yang terus digenjot yaitu Agrowisata Kebun Kopi atau yang disebut Kampung Kopi yang letaknya di Desa Kumpai Batu Atas.

Desa Kumbai Atas merupakan sebuah desa di Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah. Desa ini, merupakan desa transmigrasi yang penduduknya berasal dari beberapa Kabupaten di Jawa Timur.

Menurut Sarianto, Kepala Desa Kumpai Batu Atas mengatakan, "Ini merupakan desa transmigrasi sejak tahun 1977. Jarak antara dari kota hanya 17 kilometer sekitar 20 menit dari kota sudah sampai," katanya kepada Forum Wartawan Pariwisata (Forwapar) saat mengunjungi Kotawaringin, Kalimantan Tengah, Sabtu (17/2/2018).

Sebelumnya, Kampung Kopi ini sempat meredup karena nilai kopi yang menurun di Desa Kumpai Batu Atas ini, ceritanya.

"Lima tahun lalu, nilai kopi di sini menurut akbiat adanya tekanan tanah. Setelah itu,  berkat dengan adanya kesadaran dan teman Selanting atau yang disebut Seruyan Lamandau Tanjung Puting yang merupakan sebuah organisasj yang bergerak dibidang promosi pariwisata, Kampung Kopi ini kembali bangkit," ungkap Dia.

Adapun kopi yang ditanam di Kampung Kopi ini adalah kopi berjenis Robusta dan Liberika. Namun, yang ditonjolkan di Kampung Kopi adalah yang berjenis liberika.

"Kopi liberika ini hanya berkembang di Jambi dan Kalimantan saja. Karena, jedua wilayah ini termasuk yang memiliki jenis tanah gambut," imbuh Sarianto.

Selain itu menurut Kelompo Sadar Wisata (Kopdarwis) Sauji atau yang disebut pemdandu wisata lokal ini mengatakan, selain kopi yang diunggulkan adapun kegiatan.

"Banyak obyek wisata di sini seperti budaya yaitu Reog, mengenalkan kuliner yaitu Tiwul, berbagai kehaiatan kerjinan hingga membuat kerupuk opak dan serta berkunjung ke kebun buah kelengkeng dan jeruk," ujarnya.

Saat ini, kampung kebun ini memiliki sebanyak 861 pohon kopi dimana ada 12 titik yang ditanami kopi Liberika.

Nah, bagi Kamu yang ingin berkunjung ke Desa Wisata Kumpai Batu Atas, mereka juga menyediakan berbagai paket seperi melihat kebun kopi, melihat proses pembutan kopi hingga mencicipi kopi Liberika. 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Blockchain

Kamis, 18 April 2019 - 17:10 WIB

Jelajahi Pasar Blockchain Indonesia, TTC Gandeng Tokocrypto dan Infonesia

Blockchain proyek dari Singapura, TTC Foundation resmi bekerjasama dengan Tokocrypto dan Infonesia sebagai bagian dari strategi memasuki pasar Indonesia. Melalui kerja sama ini, TTC Foundation…

Fujitsu Indonesia

Kamis, 18 April 2019 - 16:06 WIB

Tahun 2019, Fujitsu Indonesia Bidik Pertumbuhan Usaha Hingga Double Digit

PT Fujitsu Indonesia optimis penjulan di tahun 2019 akan tumbuh mencapai double digit. Pasalnya, segmen pasar yang disasar oleh perusahaan masih mempunyai peluang yang cukup besar di Indonesia.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat melihat salah satu AMMDes

Kamis, 18 April 2019 - 15:10 WIB

Sejak Diluncurkan Agustus 2018, AMMDes Raih Banyak Pujian

Pengembangan Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes) diapresiasi banyak pihak karena mampu memberikan beragam manfaat bagi kebutuhan masyarakat desa. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah…

BNI Syariah. (Foto: IST)

Kamis, 18 April 2019 - 14:38 WIB

BNI Syariah Targetkan Pembukaan Rekening Online diakhir 2019

Jakarta - BNI Syariah menargetkan pembukaan rekening online di kuartal 4 2019. Pembukaan rekening online merupakan salah satu strategi yang dilakukan BNI Syariah untuk meningkatkan layanan di…

Mantan Napi Terorisme Sukses Kembangkan Koperasi di Pesantren-Pesantren

Kamis, 18 April 2019 - 14:11 WIB

Cerita Mantan Napi Terorisme Sukses Kembangkan Koperasi ke Pesantren-Pesantren

Koperasi Komunitas Mantan Narapidana teroris dan Gerakan Aktivis Radikal (Kontantragis) yang didirikan di Bandung pada 28 Oktober 2017 sukses memperluas pasar dengan produk unggulan kopi, sabun,…