Politeknik Industri Furniture Tarik Investasi di Kawasan Industri Kendal

Oleh : Ridwan | Selasa, 10 Oktober 2017 - 15:30 WIB

Sekjen Kemenperin bersama Bupati Kendal dan Manajemen KIK meresmikan politeknik Kendal
Sekjen Kemenperin bersama Bupati Kendal dan Manajemen KIK meresmikan politeknik Kendal

INDUSTRY.co.id -Kendal-Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Haris Munandar mengatakan pembangunan Politeknik Industri Furniture mampu menjadi daya tarik bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di Kawasan Industri Kendal dan sekitarnya.

Hal ini menjadi salah satu upaya strategis untuk penguatan daya saing kawasan industri melalui peningkatan kapasitas tenaga kerja.

"Oleh karena itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto telah menetapkan kebijakan untuk memfasilitasi pembangunan politeknik atau akademi komunitas di setiap kawasan industri atau Wilayah Pusat pertumbuhan Industri (WPPI)," ujar Haris di Kendal, Selasa (10/10/2017).

Haris menyebutkan, hingga saat ini pelaksanaan pendidikan vokasi industri tingkat tinggi yang diinisiasi oleh Kemenperin, telah diterapkan di Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil, Solo serta Politeknik Industri Logam di Morowali.

"Kami juga telah mendapat izin penyelenggaraan pendidikan vokasi Akademi Komunitas Industri Manufaktur di Bantaeng," imbuhnya.

Selain mendukung investasi di kawasan industri, menurut Haris, pembangunan politeknik atau akademi komunitas diyakini pula mampu memberdayakan masyarakat setempat agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri saat ini dan dapat siap bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di kawasan industri tersebut.

"Kebutuhan SDM yang kompeten adalah sebuah faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri serta pengembangan teknologi dan investasi," jelasnya.

Seperti diketahui, Kawasan Industri Kendal merupakan salah satu kawasan industri yang diprioritaskan pengembangannya sesuai kesepakatan antara Presiden RI Joko Widodo dengan PM Singapura Lee Hsien Loong pada Leaders Retreat dalam rangkaian kegiatan acara peresmian Kawasan Industri Kendal, 14 November 2016.

Sebelumnya, Menteri Airlangga menyampaikan, realisasi nilai investasi di Kawasan Industri Kendal sampai Agustus 2017 telah mencapai Rp4,7 triliun dengan 34 investor yang berasal dari Indonesia, Singapura, Malaysia, China dan Jepang dengan menyerap 5.000 tenaga kerja.

"Kawasan ini ditargetkan akan menyerap potensi investasi hingga Rp200 triliun dan tenaga kerja sebanyak 500 ribu orang," imbuh Menperin.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:30 WIB

Capres Prabowo Sakit, Tak Bisa Bertemu Utusan Capres Jokowi

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menyebutkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bisa bertemu…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Industri 5,4 Persen, Ini Program Strategis Menperin

Kementerian Perindustrian terus berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompeten terutama yang siap menghadapi era industri 4.0.

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:00 WIB

54 Petugas Penyelenggara Pemilu Meninggal, Ketua DPR RI Prihatin

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya 54 petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan 10 aparat kepolisian saat menjalankan…

Ilustrasi SDM Industri

Senin, 22 April 2019 - 19:45 WIB

Sektor Industri Mampu Serap 672 Ribu Tenaga Kerja per Tahun

Kementerian Perindustrian terus berperan aktif menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten untuk memenuhi kebutuhan dunia industri.

Jimly Asshiddiqie Ketum ICMI (Foto: Teropong Senayan)

Senin, 22 April 2019 - 19:30 WIB

Jimly: Sebaiknya Jokowi-Prabowo Bertemu Silaturahmi

Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Prof Dr Jimly Asshiddiqie menganjurkan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto untuk…