Pengembangan SDM, Teknologi dan IKM Jadi Tiga Besar Porsi Anggaran Kemenperin 2018

Oleh : Ridwan | Selasa, 12 September 2017 - 16:06 WIB

Menperin Airlangga; Pengembangan SDM, Teknologi dan IKM Jadi Tiga Besar Porsi Anggaran Kemenperin 2018 (Foto Humas)
Menperin Airlangga; Pengembangan SDM, Teknologi dan IKM Jadi Tiga Besar Porsi Anggaran Kemenperin 2018 (Foto Humas)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pagu anggaran Kementerian Perindustrian tahun 2018 sebesar Rp2,8 triliun akan disalurkan dalam program prioritas dengan porsi terbesar untuk program pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri dan dukungan manajemen yang mencapai Rp1,068 triliun.

Kemudian, program pengembangan teknologi dan kebijakan industri sebesar Rp717,50 miliar serta penumbuhan dan pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) sebesar Rp369,90 miliar.  

"Agenda utama yang akan kami lakukan dalam implementasi program pengembangan SDM industri dan dukungan manajemen Kemenperin yaitu peningkatan kualitas SDM industri dan peningkatan kualitas pendidikan vokasi industri," ungkap Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto pada Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin malam (11/9/2017).

Menperin menyebutkan, untuk memacu kualitas SDM industri pada tahun depan, diperlukan antara lain kegiatan pelatihan berbasis kompetensi berupa pelaksanaan program Diklat sistem 3in1 (pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan penempatan kerja) yang ditargetkan untuk 32 ribu peserta.

Selanjutnya, pelatihan inkubator bisnis garmen sebanyak 30 orang di BDI Jakarta dan program animasi sebanyak 45 orang di BDI Denpasar.  

"Untuk peningkatan kualitas pendidikan vokasi industri, kegiatan yang perlu dijalankan, di antaranya penyelenggaraan pendidikan tinggi vokasi di 10 Politeknik Industri dan dua Akademi Komunitas Industri untuk 10.724 mahasiswa, penyelenggaraan pendidikan D-1 dan D-2 kerja sama dengan industri untuk 490 orang, serta penyelenggaraan pendidikan menengah vokasi industri berbasis kompetensi di sembilan SMK industri dengan target melibatkan 6.624 Siswa," paparnya.

Sementara itu, alokasi anggaran untuk program pengembangan teknologi dan kebijakan industri, akan digelontorkan pada beberapa kegiatan seperti perumusan Rancangan Standar Nasional Indonesia, pengembangan dan penerapan teknologi industi untuk peningkatkan daya saing, serta pelaksanaan litbang di 11 Balai Besar, 11 Baristand Industri dan Balai Sertifikasi Industri.
Menperin juga menyampaikan, kegiatan yang akan dilaksanakan untuk mendukung program revitalisasi dan penumbuhan IKM, antara lain adalah pengembangan produk untuk 600 IKM melalui fasilitasi peningkatan kualitas dan desain produk, bahan baku serta sarana produksi.

Kemudian, peningkatan kemampuan untuk 55 sentra IKM melalui pelatihan manajemen dan teknis produksi, penguatan kelembagaan dan mesin/peralatan, serta pengembangan e-smart.  

"Kami pun bakal memfasilitasi pembangunan wirausaha industri sebanyak 1.805 pelaku usaha, fasilitasi informasi pasar, promosi dan pameran untuk 280 IKM, serta penumbuhan, pengembangan dan penyebaran IKM di 34 provinsi melalui dekonsentrasi," tutur Airlangga.

Selain tiga porsi anggaran terbesar yang dialokasikan tersebut, Kemenperin akan juga merealisasikan dananya untuk program penumbuhan dan pengembangan sektor industri berbasis agro, industri kimia, tekstil, dan aneka, serta industri logam, mesin, alat transportasi, dan elektronika.

Selanjutnya, program pengawasan dan peningkatan akuntabilitas aparatur, program percepatan penyebaran dan pemerataan pembangunan industri, serta program peningkatan ketahanan dan pengembangan akses industri internasional.

Pada kesempatan tersebut, Menperin mengemukakan tentang usulan tambahan alokasi anggaran untuk 25 kegiatan prioritas tahun 2018 sebesar Rp1,692 triliun. Dana tersebut, diantaranya akan digunakan sebagai dukungan pada program pengembangan SDM industri dan manajemen sebesar Rp928,35 miliar, pengembangan teknologi dan kebijakan industri sebesar Rp375,8 miliar, serta penumbuhan dan pengembangan IKM sebesar Rp300 miliar.

Sementara itu, Ketua Komisi VI DPR RI Teguh Juwarno selaku pempimpin rapat menyampaikan kesimpulan, Komisi VI DPR RI menerima pagu anggaran Kemenperin dalam RUU APBN tahun 2018 sebesar Rp2,8 triliun.

Selanjutnya, Komisi VI DPR RI juga menerima usulan penambahan anggaran Kemenperin untuk 25 kegiatan sebesar Rp1,692 triliun sehingga total anggaran Kemenperin tahun 2018 menjadi Rp4,5 triliun. Keputusan Komisi VI DPR RI ini akan disampaikan kepada Badan Anggaran DPR RI untuk disinkronisasi.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Aldila Warganda SH (kiri) dan Rheno Halomoan Setjo SH yang menjadi penjamin kepulangan Ratih (kerudung). TKW yang dua tahun terlantar di Dubai.

Selasa, 21 Mei 2019 - 09:27 WIB

Alasan Kemanusiaan, Aldila Warganda SH Jadi Penjamin Kepulangan TKW Ratih Dari Dubai

Aldila Warganda SH dari Kantor Pengacara Satria Tarigan & Aldila Warganda Legal Consultan menjadi penjamin kepulangan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Ratih yang sudah dua tahun terlunta…

Kegiatan transaksi di kantor BRI Syariah

Selasa, 21 Mei 2019 - 08:51 WIB

BRI Syariah dan Paytren Kembangkan Sistem Skema Onboarding Account

Jakarta --- Menindaklanjuti nota kesepahaman antara BRIsyariah dan Paytren perihal Pemanfaatan Jasa Perbankan Syariah yang telah ditandatangani pada tanggal 26 April 2019 dalam acara Indonesia…

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (twitter.com/budikaryas)

Selasa, 21 Mei 2019 - 08:33 WIB

Menhub Prediksi Jumlah Pemudik Tahun Ini Naik Jadi 23 Juta Orang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memprediksi jumlah pemudik pada tahun 2019 akan meningkat mencapai 23 juta orang pemudik. Tren kenaikan sebanyak 6 persen dari tahun 2018 ini mengikuti…

Direktur Utama BNI Syariah saat memberikan santunan ke anak Yatim

Selasa, 21 Mei 2019 - 08:13 WIB

BNI Syariah Salurkan Bantuan Rp 1,4 Miliar

Jakarta - Serentak di 76 titik di Indonesia, BNI Syariah menggelar kegiatan sosial bertajuk 'Kisah Cinta Hasanah' bekerjasama dengan Yayasan Hasanah Titik (YHT). Acara ini dalam rangka Milad…

Pedagang bawang putih di salah satu pasar tradisional

Selasa, 21 Mei 2019 - 08:04 WIB

Uniknya Strategi Menuju Swasembada Bawang Putih

Jakarta - Di tengah pro kontra langkah Indonesia yang masih impor dalam memenuhi kebutuhan konsumsi bawang putih, Ditjen Hortikultura memastikan pertanaman bawang putih lokal terus on the track…