INDUSTRY.co.id - JAKARTA, Pemerintah menetapkan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu lintas profesi menjadi PPPK penuh waktu, termasuk dosen, petugas pemadam kebakaran (Damkar), Satpol PP, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan pers usai rapat koordinasi bersama Pimpinan DPR RI di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

"Setelah beberapa kali kita melakukan perhitungan, maka hari ini kita memutuskan P3K paruh waktu akan diangkat menjadi P3K penuh waktu," ujar Prasetyo.

Ia menjelaskan, kebijakan ini sebelumnya hanya berlaku untuk tenaga pendidikan atau guru, namun kini diperluas.

"Ini termasuk lintas profesi ya, itu termasuk dosen, kemudian ada saudara-saudara kita yang sekarang bertugas sebagai damkar, sebagaimana kita ketahui damkar sekarang banyak menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Kemudian Satpol PP, kemudian tenaga kesehatan atau tenaga medis, kemudian tenaga teknis," kata Prasetyo.

PPPK Penuh Waktu Bisa Ikut Seleksi CPNS 2027

Kebijakan kedua, pemerintah memberikan kesempatan kepada PPPK penuh waktu untuk mengikuti seleksi CPNS tahun 2027.

"Jadi ini karena statusnya naik, yang lintas profesi menjadi P3K penuh waktu, maka diberi kesempatan yang sama untuk tahun 2027 mengikuti tes CPNS," ujar Prasetyo.

Ia menambahkan pemerintah akan memikirkan pengaturan khusus terkait batasan usia untuk beberapa bidang yang membutuhkan perlakuan khusus.

Perpanjangan Kontrak Guru Non-ASN dan Nakes

Kebijakan ketiga, pemerintah memperpanjang masa kerja guru non-ASN yang perjanjian kerjanya berakhir Desember 2026.

"Ini berlaku bagi kurang lebih 172.323 orang dan kurang lebih 2.482 guru yang berada di Kementerian Agama," ujar Prasetyo.

Perpanjangan yang sama juga berlaku bagi tenaga kesehatan dan medis.

Rekrutmen CPNS Dibuka November 2026

Terakhir, pemerintah akan membuka rekrutmen CPNS pada November 2026 untuk penyegaran komposisi PNS yang pensiun dan mengisi program prioritas pemerintah.

"Rencana bulan November ini juga akan sudah dilakukan proses pendaftaran. Menpan RB nanti yang akan menjadi ketua tim panitianya," kata Prasetyo.

Keputusan ini akan berlaku bertahap mulai 1 Januari 2027.

"Kami berkomitmen untuk satu-persatu mari kita selesaikan. Adik-adik yang baru lulus juga akan kita buka ruang, meskipun semua tentu kita sesuaikan dengankemampuan fiskal kita," tutupnya.