INDUSTRY.co.id - JAKARTA – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) berencana membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp1,05 triliun atau Rp90 per saham. Pembagian dividen ini dilakukan saat perseroan membukukan laba bersih Rp2,47 triliun pada semester I-2026.
Corporate Secretary Japfa, Maya Pradjono, mengatakan keputusan pembagian dividen interim tersebut telah ditetapkan oleh Direksi dan memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada 27 Oktober 2026.
"Perseroan akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 dengan jumlah sebesar Rp1,05 triliun atau Rp90 per saham," kata Maya dalam keterbukaan informasi, Rabu (28/10/2026).
Keputusan pembagian dividen tersebut mengacu pada laporan keuangan perseroan per 30 Juni 2026. Dalam laporan tersebut, Japfa mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,47 triliun, dengan saldo laba ditahan mencapai Rp16,33 triliun dan total ekuitas sebesar Rp21,33 triliun.
Besaran dividen interim Rp1,05 triliun tersebut setara dengan sekitar 42,5% dari laba bersih semester I-2026. Meski demikian, rasio tersebut merupakan perbandingan nilai dividen dengan laba bersih enam bulan pertama, bukan rasio pembayaran dividen final untuk keseluruhan tahun buku 2026.
Pembagian dividen interim menjadi salah satu bentuk distribusi keuntungan kepada pemegang saham sebelum tahun buku berakhir. Bagi investor, nilai dividen Rp90 per saham memberikan gambaran potensi penerimaan tunai berdasarkan jumlah saham yang dimiliki, sebelum memperhitungkan pajak dividen yang berlaku.
Di pasar saham, saham JPFA ditutup menguat 1,40% ke level Rp1.810. Dengan pergerakan tersebut, kapitalisasi pasar perseroan tercatat mencapai Rp21,22 triliun.
Berdasarkan harga saham Rp1.810, dividen interim Rp90 per saham setara dengan indikasi imbal hasil dividen sekitar 4,97%. Angka tersebut merupakan dividend yield indikatif berdasarkan harga saham yang disebutkan dan belum memperhitungkan perubahan harga saham maupun pajak.
Adapun jadwal pembagian dividen interim Japfa dimulai dengan tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 5 November 2026, disusul ex dividen pada 6 November 2026. Sementara itu, cum dividen di pasar tunai ditetapkan pada 9 November 2026 dan ex dividen pada 10 November 2026.
Perseroan menjadwalkan pembayaran dividen interim tersebut pada 12 November 2026.
Dengan laba bersih semester I-2026 sebesar Rp2,47 triliun dan dukungan saldo laba ditahan Rp16,33 triliun, pembagian dividen interim ini menandai distribusi keuntungan Japfa kepada pemegang saham di tengah perjalanan tahun buku 2026. Namun, keberlanjutan pembagian dividen selanjutnya tetap akan bergantung pada kinerja keuangan dan keputusan korporasi perseroan.