INDUSTRY.co.id - JAKARTA – PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) menerima pembagian dividen sebesar Rp2,98 miliar dari entitas asosiasinya, PT Tokyo Radiator Selamat Sempurna. Penerimaan dividen tersebut menambah aliran pendapatan bagi emiten komponen otomotif itu dari investasi pada perusahaan patungan di sektor manufaktur radiator.
Tokyo Radiator Selamat Sempurna merupakan perusahaan patungan antara SMSM dan perusahaan asal Jepang, Tokyo Radiator Mfg Co Ltd. SMSM menggenggam 33% saham perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur radiator dan produk terkait tersebut.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/10/2026), manajemen SMSM menyatakan penerimaan dividen itu tidak menimbulkan dampak material terhadap kondisi maupun kelangsungan usaha perseroan.
"Tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau keberlangsungan usaha Perseroan," tulis manajemen SMSM.
Tokyo Radiator Selamat Sempurna memproduksi sejumlah komponen otomotif, termasuk radiator aluminium dan intercooler. Perusahaan patungan tersebut mulai beroperasi secara komersial pada Juni 2013.
Penerimaan dividen dari Tokyo Radiator memperlihatkan kontribusi investasi asosiasi terhadap arus penerimaan SMSM. Dengan kepemilikan saham sebesar 33%, perseroan berhak memperoleh bagian dividen sesuai keputusan pembagian laba perusahaan patungan tersebut.
Sebelumnya, SMSM juga menerima dividen interim kedua sebesar Rp34,12 miliar dari anak usahanya, PT Panata Jaya Mandiri (PJM), pada September 2026.
PJM merupakan perusahaan manufaktur produk penyaring atau filter serta sistem filtrasi. SMSM memiliki 70% saham di perusahaan tersebut, sehingga menjadi pemegang saham mayoritas.
Dibandingkan dividen dari Tokyo Radiator, penerimaan dari PJM memiliki nilai lebih besar. Kedua transaksi tersebut menunjukkan kontribusi entitas asosiasi dan anak usaha terhadap penerimaan dividen SMSM, meskipun besarnya kontribusi terhadap kinerja keuangan konsolidasi perlu dilihat bersama pendapatan operasional dan komponen laba perseroan lainnya.
Bagi SMSM, investasi pada perusahaan di sektor komponen otomotif dan sistem filtrasi menjadi bagian dari portofolio bisnis yang berkaitan dengan industri kendaraan dan kebutuhan suku cadang. Pembagian dividen dari entitas-entitas tersebut dapat menjadi tambahan penerimaan kas bagi perseroan, sementara keberlanjutan kontribusinya akan bergantung pada kinerja usaha dan kebijakan pembagian laba masing-masing perusahaan.