INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus memacu penyelesaian pembangunan Reservoir Distribution Center (DC) Semanan, bagian dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Karian–Serpong.

Hingga 13 September 2026, progres pembangunan telah mencapai 28,50 persen dan ditargetkan selesai pada Juli 2027.

Proyek ini menjadi bagian dari infrastruktur strategis nasional yang ditujukan untuk memperkuat penyediaan air minum bagi masyarakat DKI Jakarta, khususnya wilayah Jakarta Barat.

Pembangunan ini sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita, khususnya ketahanan air dan pengembangan infrastruktur untuk pemerataan pembangunan.

Reservoir DC Semanan diharapkan mendukung penyediaan air minum melalui penyaluran air baku dari Bendungan Karian ke Jaringan Pipa Distribusi Utama (JDU) menuju dua area pelayanan, yaitu DMA Semanan 3 dan DMA Meruya Utara 1.

Kehadiran reservoir ini juga mendukung peralihan pasokan air baku Jakarta sepenuhnya ke sumber air permukaan, seperti Waduk Jatiluhur dan Waduk Karian. Langkah ini sejalan dengan target pemerintah menghentikan eksploitasi air tanah guna mencegah penurunan permukaan tanah (land subsidence), sekaligus mendukung target 100 persen cakupan akses air minum perpipaan di DKI Jakarta.

Dalam proyek ini, WIKA menangani sejumlah lingkup pekerjaan utama, meliputi pembangunan Tangki Reservoir berjenis Glass Fused Steel Tank berkapasitas 8.500 m³, pemasangan genset 3.000 KVA, penerapan sistem SCADA dan otomatisasi, pengadaan dan pemasangan panel pompa distribusi, serta pompa distribusi Horizontal Split Case berkapasitas 450 KW dengan debit 405 liter per detik (LPS).

Sejumlah tahapan utama telah diselesaikan, di antaranya pondasi dan pelat lantai reservoir, timbunan tanah merah, serta pagar panel beton. Saat ini pekerjaan berfokus pada instalasi tangki reservoir serta struktur bangunan Rumah Pompa, Klorin, Power House, Rumah Jaga dan Kantor, hingga pekerjaan saluran.

Dalam pelaksanaannya, WIKA melibatkan sekitar 120 tenaga kerja dengan penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten, mulai dari kewajiban penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), safety induction dan toolbox meeting harian, penyediaan jalur evakuasi, APAR, dan kotak P3K, hingga pengawasan serta pengujian berkala kelayakan mesin dan alat berat.

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, mengatakan percepatan pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian konstruksi, tetapi juga pada keberlanjutan manfaat.

“Progres pembangunan Reservoir DC Semanan yang saat ini berjalan lebih cepat dari rencana mencerminkan komitmen WIKA untuk menghadirkan infrastruktur air minum yang andal bagi masyarakat Jakarta. Kami terus memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan dengan memperhatikan kualitas, keselamatan, serta ketepatan pelaksanaan,” ujar Ngatemin.

Dari sisi inovasi, WIKA menerapkan teknologi pemodelan digital Building Information Modeling (BIM) dan Gamma AR pada tahap perencanaan dan konstruksi. Selain itu, diterapkan pula sistem otomatisasi dan pemantauan real-time berbasis SCADA sebagai bagian dari pendekatan smart water management.

“WIKA melihat pembangunan Reservoir DC Semanan sebagai bagian dari kontribusi menghadirkan ketahanan air bersih yang mampu menunjang kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan Jakarta,” tutup Ngatemin.