INDUSTRY.co.id, Jakarta-PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menjalin kolaborasi strategis dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI guna mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) berbasis digitalisasi perbankan syariah. 

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan bahwa sinergi ini menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam menghadirkan inovasi layanan digital yang terintegrasi antara platform BAZNAS RI dan aplikasi mobile banking milik BSN, Bale Syariah by BSN. Langkah ini diharapkan dapat makin memperkuat ekosistem filantropi Islam yang transparan, aman, dan akuntabel. 

"Sinergi dengan BAZNAS merupakan kolaborasi yang sangat natural. Bank BSN menyediakan layanan keuangan dan akses kepada nasabah, sementara BAZNAS memiliki amanah besar dalam pengelolaan zakat secara nasional. Jika kekuatan kedua institusi ini dihubungkan, manfaatnya jauh lebih besar daripada sekadar hubungan bisnis transaksional," kata Alex di Jakarta, Kamis (20/8). 

Alex menambahkan posisi keuangan Bank BSN yang solid menjadi penopang utama dalam memperluas jangkauan ekosistem syariah ini. Hingga 31 Juli 2026, total aset perseroan telah menembus Rp81,1 triliun dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp62 triliun dan Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp64,1 triliun. Dari kinerja operasional tersebut, Bank BSN membukukan laba bersih mencapai Rp643,6 miliar. 

Di sektor pembiayaan perumahan, per Juli 2026 Bank BSN telah menyalurkan sebanyak 33.000 unit KPR Subsidi serta mengucurkan pembiayaan KPR Non Subsidi senilai Rp2,68 triliun. Sementara dari sisi digitalisasi, aplikasi Bale Syariah by BSN kini telah mencatatkan lebih dari 225.000 pengguna dengan akumulasi transaksi melampaui 2 juta transaksi senilai Rp4,88 triliun. 

"Melalui integrasi di Bale Syariah, masyarakat kini dapat membayar Zakat Maal, Zakat Penghasilan, Infak, hingga Qurban secara seamless langsung dari genggaman," tegas Alex. 

Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyambut hangat sinergi tersebut dan menekankan bahwa integrasi sistem pembayaran ZIS di aplikasi mobile banking Bale Syariah by BSN merupakan langkah krusial dalam memodernisasi pengelolaan dana sosial keagamaan. 

Sodik menjelaskan, penguatan layanan digital yang terhubung langsung dengan sistem BAZNAS akan memberikan kepastian dan transparansi tinggi bagi masyarakat saat menunaikan kewajiban zakat maupun berdonasi. 

"Di Bank BSN sudah ada layanan ZIS di Mobile Banking Bale Syariah dan sudah terintegrasi. Jadi, masyarakat yang menunaikan ZIS ke BAZNAS melalui Bank BSN akan menerima notifikasi secara langsung," kata Sodik. 

Ia menambahkan, kemudahan bertransaksi secara online melalui jalur digital yang teruji dan aman diharapkan mampu mendorong potensi penghimpunan ZIS nasional secara signifikan, sehingga dampak penyalurannya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat miskin dan yang membutuhkan. 

"BAZNAS sangat menyambut baik sinergi bersama Bank BSN. Ini kolaborasi yang sangat strategis. Melalui kolaborasi ini, kita harapkan potensi ZIS dapat tercapai sehingga mampu mewujudkan kesejahteraan umat serta mengentaskan kemiskinan," tegas Sodik. 

Dia berharap melalui kerjasama ini, Bank BSN juga bisa mendukung 13 Program Prioritas BAZNAS yang mencakup berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, hunian, pangan, pemberdayaan ekonomi, hingga lingkungan dan tanggap bencana. Program-program tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, mendorong kemandirian ekonomi, serta merespons kondisi darurat.

Adapun acara penandatanganan MoU tersebut dihadiri jajaran pimpinan kedua lembaga, di antaranya Direktur Network & Retail Funding Bank BSN Ari Kurniaman, Direktur Commercial & Corporate Banking Bank BSN Maqin U Norhadi, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Rizaludin Kurniawan, Deputi I BAZNAS RI Arifin Purwakananta, serta Direktur Pengumpulan Profesi dan Perorangan BAZNAS RI Fitriansyah Agus Setiawan.