INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Bank Mandiri Taspen memperkuat ekspansi bisnis melalui kerja sama dengan Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP), yayasan yang menaungi berbagai kegiatan usaha di lingkungan keluarga besar TNI Angkatan Darat.

Kolaborasi ini membuka peluang pengembangan layanan perbankan, pembiayaan pendidikan, hingga sektor kesehatan dengan potensi penerimaan uang kuliah mencapai Rp336 miliar.

Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bank Mandiri Taspen dan YKEP sebagai langkah awal mengoptimalkan potensi ekosistem yayasan.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Rudi As Aturridha mengatakan, kerja sama ini bukan sekadar seremoni, melainkan pertemuan dua lembaga yang memiliki tujuan sejalan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga besar TNI.

“Yayasan hadir untuk menyejahterakan keluarga besar TNI Angkatan Darat, dan Bank Mandiri Taspen hadir untuk mendampingi mereka hingga masa purna tugas,” ujar Rudi.

Salah satu potensi kerja sama yang menjadi perhatian berada di wilayah Regional IV Bandung, khususnya ekosistem pendidikan dan kesehatan di Cimahi, Jawa Barat, yang mencakup Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) dan RS Gigi dan Mulut.

Berdasarkan pemetaan bisnis, potensi penerimaan uang kuliah dari sekitar 28.000 mahasiswa aktif Unjani mencapai Rp336 miliar per semester, dengan biaya pendidikan berkisar Rp6 juta hingga Rp7 juta per mahasiswa.

Selain itu, terdapat peluang pengembangan pembiayaan pendidikan atau student loan bagi orang tua mahasiswa, termasuk sekitar 2.000 purnawirawan TNI/Polri dan ASN.

Potensi bisnis lainnya mencakup penerimaan biaya Ujian Akhir Semester (UAS) sekitar Rp14 miliar, Ujian Tengah Semester (UTS) Rp14 miliar, serta pembelajaran jarak jauh sebesar Rp5 miliar hingga Rp15 miliar.

Regional CEO IV Bandung Bank Mandiri Taspen, Ahmad Bagus Irawanto mengatakan, pemetaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan layanan perbankan dalam ekosistem YKEP.

Layanan yang disiapkan antara lain Giro, Virtual Account, QRIS, kredit pensiun, layanan digital Movin, Mandiri Cash Management (MCM), hingga solusi transaksi untuk rumah sakit.

YKEP sendiri memiliki 11 badan usaha yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, perhotelan, transportasi, pergudangan, perkebunan, konstruksi, hingga perdagangan umum.

Kerja sama tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Unjani untuk merealisasikan berbagai potensi bisnis yang telah dipetakan.

Melalui kolaborasi ini, Bank Mandiri Taspen dan YKEP berharap dapat membangun kemitraan jangka panjang yang tidak hanya memperluas bisnis perbankan, tetapi juga memberikan manfaat bagi keluarga besar TNI dan masyarakat.