INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pada perdagangan Selasa (5/9/2017), secara teknikal indeks harga Saham Gabungan (IHSG) tidak berhasil menguji support Moving average (MA)20 dan patah hingga menyentuh level support MA50.
Analis Relinace Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, indikator Stochastic bergerak liat tertekan pada hari ini hingga pada area oversold namun tekanan jual masih terlihat pada momentum RSI yang cukup signifikan mengalami pelemahan.
“Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak mixed mencoba whipsaw pada level MA50 pada rentan 5764-5850,” ujar dia di Jakarta, Selasa (5/9/2017).
Saham-saham yang masih dapat menjadi perhatian untuk trading jangka pendek diantaranya saham yang telah mengalami koreksi yang cukup signifikan diawal pekan CPIN, PTBA, SMGR, ADRO, TBIG, HRUM, KLBF.
Pada perdagangan Senin (4/9/2017), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam 50,318 poin (0,86%) ke posisi 5.813,741.
Sepanjang perdagangan Senin, indeks saham domestik mencapai level tertingginya di 5.861,600 atau melemah 2,459 poin dan terendahnya di 5.806,317 atau melemah 57,742 poin.
Sebanyak 107 saham menguat, 247 saham melemah, 115 saham stagnan, dan 133 saham tidak ditransaksikan sama sekali.
Indeks sektor industri dasar (-1.66%) dan aneka industri (-1.45%) hingga pertambangan (-1.43%) memimpin pelemahan. Pertumbuhan pinjaman meningkat menjadi 8.2% hingga data tingkat inflasi tahunan yang stabil 3.82% disertai indeks kinerja Manufaktur naik diatas ekspektasi tidak mampu menahan aksi jual investor pada perdagangan awal pekan ini. Aksi jual investor asing diawal bulan september dibuka net sell sebesar 562.20 Miliar rupiah. Beberapa investor memilih untuk menahan diri pada pembelian ekuitas dalam menghadapi meningkatnya ketidakstabilan geopolitik.
Indeks Nikkei (-0.93%), Topix (-0.99%), Hangseng (-0.76%) dan Kospi (-1.19%) memimpin pelemahan indeks saham di Asia. Khawatiran geopolitik mengenai percobaan rudal antar benua hingga sanksi ekonomi dan embargo perdagangan korea utara berhasil menenggelamkan harga saham dan menjadi pegas lompatan asset haven.