INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kunjungan resmi Perdana Menteri Kerajaan Thailand, Anutin Charnvirakul, ke Indonesia menandai babak baru dalam penguatan hubungan bilateral kedua negara. 

Dalam pertemuan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Indonesia dan Thailand sepakat memperluas kerja sama strategis di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, ketahanan pangan, energi, hingga pengembangan industri guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang saling menguntungkan.

Kunjungan ini juga menjadi yang pertama dilakukan oleh Perdana Menteri Thailand ke Indonesia dalam kurun waktu 15 tahun. 

Momentum tersebut mencerminkan semakin eratnya kemitraan kedua negara yang berorientasi pada masa depan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dan Thailand sebagai mitra strategis di kawasan ASEAN.

Dalam pertemuan bilateral, Presiden Prabowo menegaskan komitmen kedua negara untuk memperluas kolaborasi ekonomi melalui peningkatan investasi, akses pasar, dan kemitraan dunia usaha.

"Kami juga sepakat memperluas investasi, meningkatkan akses pasar, mempererat kemitraan antar pelaku usaha, antara lain dengan menyelenggarakan Joint Trade Commission yang pertama kali dalam sejarah," kata Prabowo Subianto.

Pembentukan Joint Trade Commission diharapkan menjadi mekanisme strategis untuk membahas peluang bisnis sekaligus mengatasi berbagai hambatan perdagangan antara Indonesia dan Thailand.

Selain itu, kedua pemimpin negara turut menegaskan komitmen menjaga persatuan dan sentralitas ASEAN sebagai fondasi bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.

"Kami menegaskan kembali pentingnya menjaga persatuan dan sentralitas ASEAN sebagai fondasi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran ASEAN," ujar Presiden Prabowo.

Sejalan dengan penguatan hubungan bilateral tersebut, Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menghadiri penyambutan resmi Perdana Menteri Thailand pada 3 Agustus 2026 di Jakarta. 

Kehadiran BP BUMN dan Danantara mencerminkan dukungan terhadap terbukanya peluang kolaborasi yang lebih luas antara Indonesia dan Thailand, khususnya di sektor investasi, hilirisasi industri, perdagangan, dan pengembangan sektor strategis. 

Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing kedua negara sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan ASEAN.