INDUSTRY.co.id - JAKARTA, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong perdamaian Palestina melalui langkah-langkah konkret di tingkat internasional.
Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan dorongan tersebut dalam Ministerial Coordination Meeting of the Group of Eight Arab and Islamic Countries yang berlangsung di sela-sela High Level Week Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (SMU PBB) ke-81 di New York, Senin (21/9) waktu setempat.
Dalam pertemuan yang melibatkan delapan negara Arab dan Islam itu, Indonesia menekankan pentingnya aksi bersama untuk merespons situasi kemanusiaan di Gaza sekaligus mendorong proses perdamaian Palestina.
Ada tiga kebutuhan mendesak yang menjadi perhatian Indonesia, yakni memastikan bantuan kemanusiaan terus mengalir ke Gaza, mewujudkan gencatan senjata, serta menghentikan pembunuhan di Gaza.
Indonesia juga mendorong negara-negara anggota kelompok tersebut untuk mempertahankan kesamaan pesan dan momentum diplomasi dalam upaya memajukan perdamaian Palestina.
"Kita harus menyampaikan pesan yang kuat. Kita ingin melihat bahwa upaya yang kita lakukan benar-benar menghasilkan kemajuan dan perubahan bagi rakyat Palestina," kata Sugiono.
Delapan Negara Perkuat Koordinasi
Group of Eight Arab and Islamic Countries terdiri atas Indonesia, Arab Saudi, Mesir, Qatar, Yordania, Uni Emirat Arab, Türkiye, dan Pakistan.
Koordinasi delapan negara tersebut mulai diinisiasi pada High Level Week SMU PBB ke-80 pada 2025. Forum itu menjadi salah satu wadah untuk memperkuat koordinasi dan mencari langkah konkret dalam mendukung penyelesaian isu Palestina.
Indonesia menilai kesamaan posisi dan koordinasi di antara negara-negara Arab dan Islam penting untuk menjaga momentum diplomasi internasional terkait Palestina.
Selain persoalan bantuan kemanusiaan dan gencatan senjata, pembahasan juga diarahkan pada upaya mendorong kemajuan proses perdamaian, termasuk pemulihan dan rekonstruksi Gaza.
Dalam upaya mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan, Indonesia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat Palestina dalam proses perdamaian.
Partisipasi masyarakat Palestina dipandang sebagai bagian penting dari upaya membangun perdamaian yang berkelanjutan, bersamaan dengan dukungan terhadap pemulihan dan rekonstruksi Gaza.
Indonesia terus membangun komunikasi dengan berbagai mitra untuk mendorong kemajuan proses perdamaian Palestina dan memperkuat dukungan internasional terhadap upaya tersebut.
Selama High Level Week SMU PBB ke-81, delegasi Indonesia dijadwalkan mengikuti berbagai pertemuan tingkat tinggi dan tingkat menteri.
Sejumlah agenda yang menjadi perhatian Indonesia mencakup isu pembangunan, perubahan iklim, penguatan multilateralisme, serta berbagai persoalan regional dan global.
Selain menghadiri forum multilateral, Indonesia juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah negara anggota PBB dan mitra Indonesia.
Melalui rangkaian diplomasi tersebut, Indonesia kembali menegaskan upayanya untuk mendorong kerja sama internasional dalam merespons situasi di Palestina dan mendukung terciptanya perdamaian yang berkelanjutan.