INDUSTRY.co.id - Jakarta, Di tengah geliat transformasi digital yang kian tak terbendung, Jakarta kembali menjadi saksi langkah ekspansif Princeton Digital Group (PDG). Pada 30 April 2026, perusahaan pusat data yang telah lama mengakar di lanskap Asia ini mengumumkan akuisisi lahan baru di kawasan Jabodetabek—sebuah langkah strategis untuk membangun kampus hyperscale terbarunya yang diberi nama JC4.

Langkah ini bukan sekadar ekspansi biasa. Dengan total kapasitas terencana mencapai 240 MW, JC4 secara signifikan mendorong portofolio PDG di Indonesia menjadi 400 MW—menempatkan perusahaan ini semakin kokoh di salah satu pasar infrastruktur digital dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.

Terletak di kawasan industri Greenland International Industrial Center (GIIC), Kabupaten Bekasi, kampus JC4 hanya berjarak sekitar 1,7 kilometer dari JC3—kampus sebelumnya yang telah lebih dulu berdiri. Kedekatan geografis ini bukan kebetulan, melainkan strategi: memungkinkan integrasi infrastruktur daya dan konektivitas, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan ketahanan sistem di kedua lokasi.

Dengan luas lahan mencapai 106.217 meter persegi, JC4 dirancang sebagai kompleks berskala besar yang akan menampung empat bangunan pusat data. Masing-masing bangunan direncanakan memiliki kapasitas 60 MW, dengan proses pembangunan yang kini telah dimulai.

Lebih dari sekadar menambah kapasitas, JC4 juga mencerminkan arah masa depan teknologi. Kampus ini akan mendukung kebutuhan komputasi berdensitas tinggi—fondasi bagi cloud dan kecerdasan buatan serta dilengkapi dengan sistem pendingin canggih yang dirancang untuk efisiensi dan keberlanjutan. Upaya ini sejalan dengan inisiatif PDG di Indonesia, termasuk penggunaan panel surya dan program pengelolaan refrigeran guna menekan dampak lingkungan.

“Ekspansi ini mencerminkan kepercayaan dan keyakinan berkelanjutan dari para pelanggan hyperscale kami terhadap PDG, yang dibangun atas rekam jejak kami dalam menghadirkan eksekusi yang konsisten di berbagai pasar,” kata Rangu Salgame, Chairman, CEO, dan Co-Founder PDG.

“Indonesia tetap menjadi pasar kunci untuk infrastruktur digital di kawasan ini, dan JC4 memperkuat portofolio kami yang telah ada untuk menghadirkan kapasitas yang andal dan dapat diperluas guna mendukung beban kerja cloud dan AI," imbuhnya.

“Kampus JC4 mencerminkan komitmen jangka panjang kami terhadap Indonesia serta peran kami dalam mendukung pertumbuhan digital nasional,” ujar Frederic Daniel van Husen, General Manager untuk Indonesia di PDG.

Ia menambahkan, “Selain menghadirkan infrastruktur yang tangguh, kami juga berfokus untuk menerapkan praktik operasional yang bertanggung jawab di seluruh kampus kami, serta bekerja sama erat dengan mitra dan pemangku kepentingan lokal untuk memastikan eksekusi yang konsisten dan berkualitas tinggi di lapangan.”

Sebagai pemain regional, PDG kini mengoperasikan pusat data hyperscale di tujuh negara Asia dengan total portofolio melampaui 1,8 GW. Seluruh pengembangannya dirancang selaras dengan ekosistem energi nasional, regulasi setempat, serta kebutuhan komunitas lokal—mencerminkan pendekatan yang tidak hanya ekspansif, tetapi juga adaptif.