INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan niaga listrik di Indonesia melalui penyerahan satu unit Mitsubishi Fuso eCanter kepada PT Fastana Logistik Indonesia (FLI) dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi sektor logistik menuju transportasi rendah emisi dan berkelanjutan.
Penyerahan eCanter tersebut menandai penguatan komitmen Mitsubishi Fuso dalam mendukung peta jalan pemerintah menuju sistem transportasi yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan, seiring meningkatnya kebutuhan distribusi perkotaan yang mengedepankan konsep green logistics.
Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Aji Jaya mengatakan, Fuso eCanter merupakan pelopor truk listrik pertama di Indonesia yang telah diperkenalkan sejak 2024.
“Sejak itu, KTB memastikan ekosistem yang mendukung operasional, mulai dari kesiapan EV mobile charger hingga layanan purna jual untuk memberikan ketenangan bagi konsumen dalam mengoperasikan kendaraan listrik,” kata Aji.
Fuso eCanter yang diserahkan kepada FLI menggunakan baterai ukuran M berkapasitas 83 kWh, memiliki jarak tempuh hingga 140 kilometer, serta gross vehicle weight (GVW) 6 ton. Truk listrik ini memiliki wheelbase 3,4 meter dan torsi 430 Nm yang dirancang untuk mendukung distribusi barang dengan volume muatan yang besar.
Selain itu, eCanter dibekali teknologi eAxle yang mengintegrasikan gardan, transmisi, motor, dan inverter dalam satu sistem, sehingga perawatan kendaraan menjadi lebih sederhana dan efisien.
PT Fastana Logistik Indonesia yang bergerak di bidang jasa logistik nasional menilai eCanter sebagai solusi yang sesuai untuk operasional distribusi perkotaan yang memiliki rute terencana dan intensitas tinggi.
Direktur PT Fastana Logistik Indonesia Subagyo Raharjo mengatakan perusahaan telah mengoperasikan lebih dari 400 unit armada Mitsubishi Fuso, sehingga pengalaman terhadap keandalan kendaraan dan layanan purna jual menjadi faktor utama dalam keputusan mengadopsi truk listrik tersebut.
“Selama bertahun-tahun kami mempercayakan armada operasional kepada Mitsubishi Fuso karena keandalan kendaraan serta dukungan layanan purna jualnya. Melalui eCanter, kami optimistis dapat memulai langkah menuju operasional logistik yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.
Untuk mendukung operasional kendaraan listrik, Mitsubishi Fuso menyiapkan layanan purna jual khusus melalui tiga diler resmi di wilayah JABODETABEK. Fasilitas tersebut dilengkapi alat pemeriksaan kondisi baterai Xentry, EV Mobile Charger berkapasitas 65 kWh dengan kecepatan pengisian daya 60 kW, serta teknisi bersertifikasi kendaraan listrik.
KTB menyatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Zero Down Time, yakni memastikan armada pelanggan dapat beroperasi secara optimal dengan dukungan layanan yang cepat dan andal.
Pengembangan ekosistem eCanter diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan niaga listrik di sektor logistik nasional sekaligus mendukung target pengurangan emisi karbon di sektor transportasi Indonesia.