INDUSTRY.co.id - JAKARTA – Persaingan bisnis minuman teh modern di Indonesia semakin menarik perhatian pelaku usaha. Melihat peluang tersebut, GAGA, merek teh Thailand dari Minor Food Group Indonesia, memperkenalkan JAWARA Tea Series yang menggunakan teh melati Indonesia sebagai bahan utama.
JAWARA Tea Series dikembangkan khusus untuk pasar Indonesia dan hadir dalam sejumlah varian, yakni JAWARA Pure Tea, JAWARA Milk Tea, JAWARA Pandan Gula Aren Milk Tea, serta JAWARA Ube Pudding. Produk tersebut dibanderol mulai Rp25.000 hingga Rp42.000.
Langkah GAGA masuk lebih dalam ke cita rasa lokal dilakukan ketika pasar gerai teh dan kopi modern Indonesia terus berkembang. Nilai pasar kategori tersebut diproyeksikan mencapai US$3,51 miliar pada 2025, sehingga membuka ruang bagi pemain untuk menghadirkan diferensiasi produk di tengah persaingan yang semakin ketat.
Selama ini GAGA dikenal melalui produk Thai tea. Namun, perusahaan kini memperluas pendekatan produknya dengan mengangkat teh melati yang telah lekat dengan preferensi konsumen Indonesia.
Teh melati Indonesia dinilai memiliki karakter kuat, hangat, dan kaya rasa sehingga dapat dikembangkan menjadi berbagai kreasi teh dan milk tea modern. Untuk JAWARA Tea Series, GAGA menggandeng tea sommelier Ratna Soemantri untuk menghasilkan racikan khusus.
Racikan tersebut memadukan teh sangrai dari Perkebunan Teh Dewata di Ciwidey, Jawa Barat, teh melati dari Cirebon, Jawa Barat, serta aroma gardenia. Kombinasi itu menghasilkan profil rasa yang lebih kaya dengan karakter sangrai dan nuansa floral, tetapi tetap mempertahankan ciri khas teh melati Indonesia.
“Seiring dengan upaya kami mengembangkan GAGA di Indonesia, kami terus mengamati berbagai cara konsumen lokal menikmati teh dan pilihan minuman seperti apa yang mereka cari. Kami melihat peluang untuk mengangkat sesuatu yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia, yaitu teh melati, dan mengemasnya dalam sebuah ekspresi baru melalui GAGA,” ujar Cristina Hernandez, Country Director, Minor Food Group Indonesia.
Menurut Cristina, JAWARA menggunakan 100% teh melati Indonesia yang bersumber dari Jawa. Dengan pendekatan tersebut, produk GAGA tidak sekadar mengambil inspirasi dari budaya lokal, tetapi menjadikan bahan baku Indonesia sebagai fondasi utama produk.
“JAWARA dibuat dengan 100% teh melati Indonesia yang bersumber dari Jawa, sehingga produk ini tidak hanya terinspirasi dari Indonesia, tetapi benar-benar berawal dari teh Indonesia. Kami bangga dapat menghadirkan kualitas dan karakter teh lokal kepada lebih banyak konsumen sekaligus mendukung para petani dan komunitas yang ada di baliknya,” katanya.
Dari sisi portofolio, GAGA menawarkan empat kreasi JAWARA dengan karakter konsumsi yang berbeda. JAWARA Pure Tea menyasar konsumen yang ingin menikmati karakter teh secara lebih murni, sedangkan JAWARA Milk Tea menawarkan profil rasa yang lebih creamy. Sementara itu, JAWARA Pandan Gula Aren Milk Tea dan JAWARA Ube Pudding membawa kombinasi rasa yang lebih modern.
Cristina mengatakan pengembangan JAWARA juga menjadi bagian dari strategi GAGA untuk memperluas relevansi teh dalam berbagai kesempatan konsumsi.
“Kami ingin JAWARA menunjukkan betapa beragamnya karakter teh melati Indonesia. Bersama tea sommelier, kami mengeksplorasi berbagai profil rasa dan menciptakan varian yang relevan dengan cara konsumen menikmati minuman saat ini,” ujar Cristina.
Ia menambahkan, teh kini tidak lagi terbatas pada momen tertentu. Produk tersebut dapat dikonsumsi untuk menemani aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja, berkreasi, berolahraga, hingga berkumpul bersama keluarga dan teman.
“Melalui JAWARA, kami berharap dapat membuat teh Indonesia semakin menarik sekaligus menawarkan cara baru bagi konsumen untuk menikmatinya,” kata Cristina.
JAWARA Tea Series kini tersedia di seluruh gerai GAGA di Indonesia. Konsumen juga dapat melakukan personalisasi minuman melalui pilihan add-on dan topping.
Untuk harga, JAWARA Pure Tea dibanderol Rp25.000 untuk ukuran medium dan Rp30.000 untuk ukuran large. JAWARA Milk Tea dipasarkan Rp30.000 dan Rp37.000, sedangkan JAWARA Pandan Gula Aren Milk Tea dibanderol Rp35.000 dan Rp40.000. Adapun JAWARA Ube Pudding menjadi varian dengan harga tertinggi, yakni Rp37.000 untuk medium dan Rp42.000 untuk large.