INDUSTRY.co.id - Jakarta - Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital (CVC) milik Sinar Mas Land, resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Nihon M&A Center Indonesia (NMAI) untuk membuka peluang investasi dan ekspansi bisnis antara Indonesia dan Jepang.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di BSD City, Jumat (31/7/2026). Melalui kolaborasi ini, LLV akan memperluas akses startup dan perusahaan Indonesia ke jaringan korporasi, investor, dan ekosistem bisnis Jepang.
Partner Living Lab Ventures, Bayu Seto mengatakan, Jepang merupakan salah satu mitra strategis terpenting Indonesia dalam bidang investasi dan pengembangan bisnis.
"Kolaborasi ini memungkinkan kami menghubungkan perusahaan dan startup Indonesia dengan korporasi serta investor strategis Jepang secara lebih efektif," ujar Bayu dalam keterangannya.
Kemitraan ini hadir di tengah menguatnya hubungan investasi kedua negara. Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, realisasi investasi langsung Jepang (FDI) ke Indonesia sepanjang 2025 mencapai USD 3,12 miliar atau sekitar Rp 50 triliun.
NMAI merupakan bagian dari Nihon M&A Center Holdings Inc., perusahaan penasihat merger dan akuisisi asal Jepang yang telah memfasilitasi lebih dari 10.000 transaksi M&A selama lebih dari tiga dekade.
Presiden Direktur PT Nihon M&A Center Indonesia, Kosuke Kawata menilai, kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk memperluas peluang investasi dan transaksi merger-akuisisi lintas negara.
Dalam implementasinya, kedua pihak akan mendukung perusahaan Jepang yang ingin berekspansi ke Indonesia sekaligus membantu perusahaan Indonesia menjalin kemitraan dengan investor strategis di Jepang.
Sejak berdiri pada 2020, Living Lab Ventures telah mengelola pendanaan dan portofolio investasi senilai lebih dari USD 100 juta. Melalui kemitraan dengan NMAI, LLV memperkuat posisinya sebagai platform investasi yang menghubungkan ekosistem inovasi Indonesia dengan jaringan bisnis global, khususnya Jepang.