INDUSTRY.co.id - SINGAPURA - Perusahaan pengembang Physical AI, DeepCtrls, merampungkan pendanaan Seri B+ yang dipimpin oleh CATL, dengan investasi strategis dari Aramco Ventures.
Pendanaan ini juga diikuti oleh Taiping Innovation Investment, GF Xinde Investment Management, dan Fosun Capital. Sejumlah investor awal, termasuk Source Code Capital dan Forebright Capital, turut menambah investasinya.
Pendanaan ini mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan global terhadap pergeseran industri, ketika Artificial Intelligence (AI) mulai melampaui ranah digital dan merambah dunia nyata.
Dalam perkembangan ini, Physical AI muncul sebagai salah satu teknologi penting yang berpotensi merombak infrastruktur energi dan komputasi.
Fokus ke Infrastruktur Energi dan Komputasi
Didirikan pada 2018, DeepCtrls mengembangkan PhyAI™ Physical AI Engine, teknologi yang memadukan AI dengan prinsip fisika untuk melakukan persepsi, prediksi, optimasi, dan pengendalian closed-loop secara real-time pada sistem fisik yang kompleks.
Setelah bertahun-tahun mengembangkan teknologi dan menerapkannya di sektor industri, DeepCtrls kini beralih dari tahap validasi teknologi menuju adopsi komersial dalam skala besar.
Saat ini, DeepCtrls melayani ratusan pelanggan korporasi di seluruh dunia, mulai dari industri semikonduktor, energi baru, manufaktur canggih, hingga pusat data. Perusahaan juga memperluas penerapan Physical AI dari sistem energi industri ke infrastruktur AI melalui berbagai solusi, termasuk intelligent liquid cooling dan koordinasi komputasi-energi.
CATL, pemimpin energi baru di pasar global serta pelanggan loyal DeepCtrls, memperkuat kerja samanya melalui investasi tersebut. Di sisi lain, investasi strategis Aramco Ventures menjadi bentuk pengakuan internasional terhadap teknologi Physical AI DeepCtrls sekaligus mendukung ekspansi perusahaan ke pasar global.
Founder & CEO DeepCtrls Li Hui mengatakan, perkembangan AI ke depan sangat ditentukan oleh kemampuan mengendalikan sistem kompleks di dunia nyata.
"Perkembangan AI ke depan sangat ditentukan oleh kemampuan mengendalikan sistem kompleks di dunia nyata. Energi dan komputasi merupakan infrastruktur dasar dalam pengembangan AI. Melalui Physical AI, DeepCtrls ingin menghubungkan komputasi dan energi, serta membangun lapisan kendali cerdas yang mendukung infrastruktur pada era AI," ujar Li Hui.