INDUSTRY.co.id - Jakarta, Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kembali mengaktifkan program corporate social responsibility (CSR) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Pasar Modal Indonesia.

Advertisement

Salah satu kegiatan CSR yang dilaksanakan adalah pembangunan jembatan di Kampung Cikotak, Desa Cibojong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Program ini dilakukan melalui kerja sama dengan Yayasan Sahabat Pedalaman, dengan tujuan membangun jembatan beton yang lebih kokoh serta memiliki fondasi yang lebih kuat.

Jembatan sebelumnya yang telah ada sejak tahun 1940 hanya menggunakan fondasi kayu dan telah beberapa kali mengalami kerusakan akibat banjir. Dengan pembangunan jembatan baru ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati akses yang lebih aman, layak, dan berkelanjutan.

Advertisement

Keberadaan jembatan ini sangat penting bagi sekitar 15.000 jiwa masyarakat Kampung Cikotak, karena dapat meningkatkan efisiensi transportasi, memperkuat perekonomian lokal, serta menunjang kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Bantuan pembangunan jembatan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Direktur KPEI sekaligus Ketua HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia, Antonius Herman Azwar, kepada Kepala Desa Cibojong, Nopallailudin. 

Advertisement

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Kepala Eksekutif Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik, Direktur Utama KPEI Iding Pardi, Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Perwakilan Provinsi Banten Rina Dewiyanti, serta Direktur Yayasan Sahabat Pedalaman Wafiq Zuhair.

Dalam sambutannya Antonius menyampaikan bahwa keberadaan jembatan di wilayah seperti Kampung Cikotak merupakan kebutuhan vital yang harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, bantuan pembangunan jembatan ini penting untuk memastikan kelancaran aktivitas sosial, ekonomi, dan prasarana pendidikan masyarakat di wilayah tersebut.

Advertisement

“Diharapkan bantuan ini mampu menciptakan akses infrastruktur yang lebih aman dan memadai, sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi,” ujar Antonius.

Program CSR ini merupakan bagian dari komitmen pasar modal Indonesia dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, kegiatan ini juga berkontribusi pada penguatan infrastruktur di wilayah pelosok serta peningkatan kapasitas masyarakat.

Ke depan, rangkaian kegiatan CSR dalam rangka HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia akan terus dilaksanakan melalui berbagai program di bidang lingkungan, pendidikan, kesehatan, serta pembangunan dan perbaikan infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini menjadi wujud apresiasi atas pencapaian pasar modal Indonesia sekaligus komitmen berkelanjutan untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), dengan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat luas.