Kinerja Manufaktur Indonesia Masih Ekspansif dan Resilien di Tengah Perlambatan Global

Oleh : Kormen Barus | Minggu, 03 Desember 2023 - 10:02 WIB

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta–Konsistensi ekspansi aktivitas manufaktur nasional masih terjaga  dalam 27 bulan berturut-turut. Hal tersebut terlihat dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia pada bulan  November 2023 berada di level 51,7, atau meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 51,5.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menilai perekonomian Indonesia saat ini masih resilien meski dihadapkan dengan berbagai risiko perlambatan ekonomi global.

“Terjaganya kinerja sektor manufaktur menandakan resiliensi ekonomi Indonesia di tengah berbagai risiko ketidakpastian dan tren perlambatan ekonomi global. Capaian ini tidak terlepas dari peran APBN dalam menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional serta mengantisipasi berbagai ketidakpastian yang masih tinggi”, ujar Febrio dalam keterangan persnya, Jumat, (1/12).

Di sisi lain, beberapa negara mitra dagang utama seperti Amerika Serikat dan Jepang tercatat mengalami kontraksi yaitu masing – masing ke level 49,4 dan 48,3. Sedangkan Tiongkok tercatat ekspansif di level 50,7.

Sektor manufaktur yang masih ekspansif didorong oleh tingkat permintaan dalam negeri yang masih kuat dan peningkatan penyerapan tenaga kerja. Produsen juga meningkatkan pembelian dan persediaan input sejalan dengan meningkatnya keyakinan prospek permintaan domestik yang masih kuat. Secara keseluruhan, sentimen pada sektor manufaktur Indonesia pada bulan November tetap positif di tengah harapan akan kondisi pasar yang lebih kuat dan stabilitas harga yang lebih baik.

Sementara itu, laju inflasi November 2023 masih terkendali pada 2,86% (yoy), meskipun sedikit meningkat dibanding posisi Oktober 2023 sebesar 2,56% (yoy). Peningkatan ini dipengaruhi oleh kenaikan inflasi harga pangan bergejolak (volatile food) yang mencapai 7,59% (yoy). Di sisi lain, perlambatan inflasi inti masih berlanjut, tercatat 1,87% (yoy), sedikit lebih rendah dari bulan lalu 1,91% (yoy), dan inflasi harga diatur pemerintah (administered price) turun tipis menjadi 2,07% (yoy), dari 2,12% (yoy) pada Oktober.

Turunnya inflasi administered price dipengaruhi oleh menurunnya harga BBM seiring harga minyak mentah dunia yang melandai. Meskipun secara umum berada dalam tren meningkat, inflasi masih terkendali di dalam sasaran 2023, yaitu 3,0%±1,0%. Inflasi diharapkan dapat terus terjaga hingga akhir tahun 2023.

Untuk itu, Pemerintah terus berupaya untuk menjaga konsistensi dalam mengantisipasi gejolak harga melalui berbagai intervensi, seperti stabilisasi harga dan pasokan. Langkah pengendalian inflasi pangan, salah satunya tercermin dari harga beras di berbagai kota yang mulai melambat, bahkan di beberapa kota mulai mengalami penurunan.

“Peran APBN bersama dengan APBD terus dioptimalkan sebagai shock absorber untuk merespons harga pangan yang masih tertekan, terutama dalam mempersiapkan masa liburan Natal dan Tahun Baru. Di tengah harga pangan yang masih mengalami tekanan, Pemerintah terus berkomitmen untuk mengantisipasi gejolak harga melalui kebijakan dari hulu hingga hilir. Bantuan pangan beras terus disalurkan dalam rangka menjaga akses pangan masyarakat, terutama masyarakat miskin dan rentan”, tutup Febrio (Kemenkeu)
 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Bitcoin

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:20 WIB

Harga Bitcoin Mencapai $64.000 untuk Pertama Kalinya Sejak November 2021

Harga bitcoin (BTC) mencapai $64.000 pada hari Rabu (28/2/2024), untuk  pertama kalinya BTC berada level tersebut sejak puncak pasar bullish terakhir pada November 2021.

Penandatanganan kerja sama PT Pertamina Lubricants dengan PT Patra Logistik (PTPL) dan PT Elnusa Petrofin (EPN)

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:15 WIB

PTPL Perkuat Sinergi ONE PERTAMINA Lewat Pengelolaan Gudang Pelumas di Sumbagut & Sulampua

PT Pertamina Lubricants (PTPL) memperkuat sinergi ONE PERTAMINA melalui kerja sama dengan PT Patra Logistik (PTPL) dan PT Elnusa Petrofin (EPN) dalam pengelolaan gudang pelumas di wilayah Sumatera…

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar, bertransaksi di merchant Erajaya

Kamis, 29 Februari 2024 - 09:53 WIB

Bank Mandiri Tawarkan Benefit Eksklusif di Erajaya Digital Complex PIK

Bank Mandiri terus berupaya mengakselerasi laju pertumbuhan ekonomi nasional melalui insentif yang dapat mengerek konsumsi rumah tangga. Terbaru, bank berlogo pita emas ini menggelar program…

Aplikasi Ruang Ngaji dari J99 Corp.

Kamis, 29 Februari 2024 - 09:38 WIB

Aplikasi Ruang Ngaji Dari J99 Corp Ajak Masyarakat Optimalkan Kualitas Ibadah Ramadan

Melalui fitur-fitur unggulannya, aplikasi Ruang Ngaji Dari J99 Corp siap menemani masyarakat dalam menjalankan ibadah dan amalan sepanjang bulan Ramadan nanti.

Zoho for Startups Diluncurkan di Indonesia.

Kamis, 29 Februari 2024 - 09:18 WIB

Zoho for Startups Percepat Pertumbuhan Ekosistem Kewirausahan

Zoho for Startups sendiri merupakan sebuah program yang berkomitmen dalam memberdayakan wirausahawan dan membantu pertumbuhan perusahaan rintisan atau startup.