Target Penjualan Rp16 Miliar Tahun ini, Kenflo Pump Buka Cabang di Indonesia

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 19 Juli 2017 - 09:55 WIB

Guangdong Kenflo Pump Co., Ltd, produsen pompa berteknologi tinggi dari Cina (Foto Abe)
Guangdong Kenflo Pump Co., Ltd, produsen pompa berteknologi tinggi dari Cina (Foto Abe)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Guangdong Kenflo Pump Co., Ltd, produsen pompa berteknologi tinggi dari Cina untuk kebutuhan industri, membuka anak usaha (subsidiary) di Indonesia bernama PT Kenflo Pump Indonesia di Jakarta Utara. Subsidiary tersebut juga bertindak sebagai kantor perwakilan di Indonesia.

Prayudi, Direktur Operasional PT Kenflo Pump Indonesia, mengemukakan, Kenflo sesungguhnya telah berkecimpung di dunia pompa industri sejak 1954 dan masuk ke Indonesia pada 1970. Semakin lama, semakin banyak konsumen yang mengingingkan agar Kenflo mendirikan kantor perwakilan di Indonesia.

“Karena itu, kami sejak 2015 mulai mengurus perizinan di Indonesia dan kami memperoleh izin pada 2016, hingga akhirnya hari ini kantor perwakilan Kenflo Pump Indonesia diresmikan,” ujar Prayudi dalam kata sambutan pada peresmian kantor perwakilan Kenflo Pump Indonesia di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (18/07/2017).

Prayudi menjelaskan, manajemen Kenflo Pump Indonesia pada tahun pertama pendirian kantor perwakilan tersebut menargetkan penjualan sekitar 400 unit pompa standar untuk segmen industri kecil bernilai total sekitar US$1,5 juta atau setara dengan Rp16 miliar.

“Untuk sementara, kami menjual pompa build-up yang diimpor dari Cina. Kedepan, kami akan mengimpor berupa sukucadang dari Cina dan merakitnya di Indonesia. Pendirian kantor perwakilan di sini juga bertujuan untuk melakukan layanan purna jual yang pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan konsumen,” papar Prayudi.

Prayudi mengungkapkan, keberadaan perseroan di Indonesia saat ini masih berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) 100%. Dalam 2-3 tahun kedepan, manajemen akan mendirikan pabrik di Indonesia. Saat ini, manajemen perseroan masih mengkaji mengenai kualitas produk pompa mereka ketika diwajibkan untuk menggunakan komponen dalam negeri.

“Kami harus mengkaji hal tersebut lebih dulu karena selama ini produk kami dikenal para konsumennya sebagai produk yang memiliki harga yang kompetitif, dikembangkan dengan teknologi terkini serta berkualitas teratas,” pungkas Prayudi. (Abraham Sihombing)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Dewan Pers, Muhammad Nuh

Senin, 17 Februari 2020 - 10:41 WIB

Ini Tujuh Organisasi Pers yang Sah dan Diakui Dewan Pers

Dewan Pers Republik Indonesia menegaskan bahwa hanya ada tujuh organisasi pers yang sah dan dikaui.

Acara serah terima surat SK Menteri BUMN dilakukanPlt Deputi Menteri BUMN bidang Usaha Industri, Agro dan Farmasi Iman Parmanto kepada jajaran anggota direksi PTPN III Holding di kantor Kementerian BUMN, Jakarta.

Senin, 17 Februari 2020 - 10:27 WIB

Copot Semua Direksi Lama, Ini Wajah Wajah Baru Direksi PTPN III Holding

Jakarta– Mohammad Abdul Gani diangkat sebagai direktur utama PTPN III Holding dan Denaldy Mulino Mauna sebagai wakil direktur utama.

Bambang Widjojanto

Senin, 17 Februari 2020 - 10:21 WIB

Adakah Sanksi Harus Dijatuhkan pada Dugaan Skandal Kebohongan?

Kehebohan dan silang sengkarut penarikan penyidik KPK diujung klimaks. Integritas, Akuntabilitas & Kehormatan KPK & POLRI, jadi taruhannya. Judul berita KumparanNews (14 Februari 2020) menakzimkan…

Lindungi Warisan Geologi, Kementerian ESDM Terbitkan Regulasi Khusus

Senin, 17 Februari 2020 - 10:02 WIB

Ngotot Bikin Aturan Warisan Geologi, Ternyata Ini Alasan Kementerian ESDM

Jakarta-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menuangkan aturan baru mengenai pedoman penetapan warisan geologi (geoheritage) dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 Tahun 2020.

Bursa Efek Indonesia

Senin, 17 Februari 2020 - 10:01 WIB

Kendati IHSG Turun, Investor Asing Masih Catat Net Buying Rp900 M pada Pekan Lalu

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sepanjang pekan lalu turun 2,21 persen ke posisi 5.866,945 poin dibandingkan pada penutupan pekan sebelumnya di posisi 5.999,607 poin.