INDUSTRY.co.id - Jakarta - Direktur Utama PT Sinar Harapan Plastik, Hary Tio mengungkapkan dengan adanya SNI, produknya tidak kalah bersaing dengan produk di mancanegara. Selain itu, dengan SNI pihaknya dapat menghasilkan produk yang berkualitas dan aman untuk masa depan bangsa yakni anak-anak Indonesia. 

Advertisement

Saat ini, lanjut Hary, berdasarkan data Asosiasi Pengusaha Mainan Indonesia (APMI), pengusaha mainan sejenis di Indonesia berjumlah 59, yang terdiri dari 27 Pedagang Besar; lebih dari 50 Importir dan 6 Industri. 

“SHP Toys berusaha mempertahankan posisinya di peringkat nomor satu atau sebagai pemimpin pasar produsen mainan tunggang di Indonesia. Kunci utama untuk mainan adalah dengan memahami kebutuhan anak-anak. Semuanya ada di tangan konsumen, sehingga PT. SHP berusaha untuk dapat memahami kebutuhan mereka,” tutur Hary saat menerima kunjungan Kepala BSN. Kukuh S. Achmad bersama awak media, Rabu (15/2/2023).

Advertisement

SHP diketahui sebagai produsen mainan anak yang memiliki sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). Sejak tahun 2014 hingga 2021, perusahaan yang didirikan sejak tahun 1985 itu, berhasil meraih penghargaan tertinggi dari pemerintah RI untuk penerapan SNI, SNI Award.

Selain menguasai pasar lokal, PT SHP pun merambah pasar internasional. Sampai saat ini, PT SHP telah mampu memasok mainan anak ke luar negeri, seperti Amerika, Australia, dan Thailand. Bahkan, dengan inovasi terbarunya, mainan anak drift merupakan produk pertama dan satu-satunya di Indonesia yang telah ber SNI.

Advertisement

Untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya produk-produk berkualitas dan ber-SNI, SHP juga mensosialisasikan SNI Mainan anak melalui pameran. Salah satu pameran yang sering diikuti adalah Indonesia Quality Expo (IQE).

“Kami rutin mengikuti pameran di kementerian dan lembaga, salah satunya pameran yang diselenggarakan oleh BSN yaitu IQE,” ujar Hary. 

Advertisement

Di pameran, lanjutnya, SHP menjelaskan tentang bahaya penggunaan mainan anak yang tidak ber-SNI kepada pengunjung terutama kepada anaka-anak dan orang tua.

BSN sendiri rutin menyelenggarakan IQE sejak 2013. “Tahun ini adalah yang ke-11 penyelenggaraan yang rencananya akan diselenggarakan pada 9 – 12 November 2023 di DOME, Balikpapan, Kalimantan Timur,” pungkas Kepala BSN. Kukuh S. Achmad.