Menparekraf Dorong Pelaku Ekraf Mampu Kelola Keuangan Untuk Optimalisasi Produk

Oleh : Candra Mata | Rabu, 31 Agustus 2022 - 18:31 WIB

Menparekraf Sandiaga Uno saat menjadi narasumber Pelatihan Keuangan Sektor UMKM di Yogyakarta, Selasa (30/8/2022).
Menparekraf Sandiaga Uno saat menjadi narasumber Pelatihan Keuangan Sektor UMKM di Yogyakarta, Selasa (30/8/2022).

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif agar mampu mengelola keuangan dengan baik untuk mengoptimalisasi produk-produk yang semakin berkualitas.

Menparekraf Sandiaga Uno saat menjadi narasumber Pelatihan Keuangan Sektor UMKM di Yogyakarta, Selasa (30/8/2022) menjelaskan tata kelola keuangan menjadi salah satu faktor penting bagi pelaku ekraf agar bisa bertahan hingga mengembangkan produk-produknya.

“Mereka harus bisa mengelola keuangan dengan baik. Bagaimana bisa melakukan penghematan, menurunkan biaya, dan bagaimana bisa bertahan tapi justru bisa berkembang dan menciptakan lapangan kerja,” kata Sandiaga dari keterangannya yang diterima redaksi INDUSTRY.co.id, pada Rabu (31/8/2022).

Menparekraf Sandiaga saat pelatihan yang digelar oleh Bank Infaq itu menjelaskan kemajuan ekosistem keuangan syariah Indonesia tercermin dari pencapaian Indonesia yang berhasil menduduki peringkat puncak sebagai negara dengan ekosistem keuangan syariah terbaik global (Islamic Finance Country Index Report 2021). 

“Hal ini menjadi peluang untuk mengoptimalkan penguatan ekosistem lembaga keuangan syariah untuk sustainable financing sebagai akselerasi pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga menyampaikan konsep ‘FAST’ kepada peserta pelatihan yakni Fathonah, Amanah, Sidiq, Tabligh. “Kalau ada gelombang kita tidak usah melawan, justru kita harus berselancar di atas gelombang tersebut artinya kita harus cerdas. Mau jadi pengusaha sukses kita harus amanah, kemudian harus jujur, dan dapat dipercaya,” katanya.

Selain itu, Sandiaga mengatakan untuk memiliki sistem keuangan yang baik maka diperlukan manajemen keuangan yang mumpuni meliputi planning, budgeting, controlling, auditing, dan reporting.

“Dengan diterapkan konsep tersebut mudah-mudah tata kelola keuangan para pelaku ekraf bisa semakin membaik. Juga diharapkan terdapat penciptaan dan kebangkitan ekonomi karena terdapat 1,1 juta lapangan pekerjaan baru pada 2021. Sehingga pada 2024 target 4,4 juta lapangan kerja baru dapat terealisasikan,” pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Satgas Yonif Mekanis 203 AK Jalin Keceriaan Beersama Anak Anak

Selasa, 06 Desember 2022 - 05:00 WIB

Satgas Yonif Mekanis 203 AK Jalin Keceriaan Beersama Anak Anak

Keceriaan dan senyum anak-anak Pegunungan Tengah terpancar bersama personel Satgas Yonif Mekanis 203/AK dalam kegiatan lomba mewarnai di Desa Lowanom, Distrik Malagayneri, Kabupaten Lanny Jaya,…

Prajurit Korem 174 ATW Terima Penyuluhan Hukum

Selasa, 06 Desember 2022 - 04:30 WIB

Prajurit Korem 174 ATW Terima Penyuluhan Hukum

Personel Korem 174/ATWyang dipimpin oleh Kasrem 174/ATW Kolonel Inf Frits Wilem Rizard Pelamonia menerima penyuluhan hukum dari Tim Penyuluh Hukum Kumdam XVII/Cenderawasih TA. 2022 oleh Kakumdam…

Presiden Jokowi Buka Kejuaraan Dunia Wushu Junior Ke-8

Selasa, 06 Desember 2022 - 03:57 WIB

Presiden Jokowi Buka Kejuaraan Dunia Wushu Junior Ke-8

Presiden Joko Widodo secara resmi membuka penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Wushu Junior Ke-8 Tahun 2022. Acara pembukaan dipusatkan di Hall Nusantara, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD…

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia membutuhkan jutaan tenaga kerja dalam bidang digital. Peluang yang besar ini mengingat tumbuh suburnya ekosistem digital.

Senin, 05 Desember 2022 - 23:26 WIB

Indonesia Butuh 9 Juta SDM Digital, Mendesak Kolaborasi Pendidikan dan Industri

Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia membutuhkan jutaan tenaga kerja dalam bidang digital. Peluang yang besar ini mengingat tumbuh suburnya…

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memprioritaskan kader internal sebagai tokoh yang akan dimajukan sebagai calon presiden (capres).

Senin, 05 Desember 2022 - 22:58 WIB

Pengamat: Munculnya Dinamika Pencapresan di KIB Hal Wajar

Jakarta- Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memprioritaskan kader internal sebagai tokoh yang akan dimajukan sebagai calon presiden (capres). Hal itu diungkap Ketum PAN Zulkifli Hasan, yang mengatakan…