AXA Indonesia Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Oleh : Herry Barus | Rabu, 10 Mei 2017 - 14:19 WIB

Axa Mandiri
Axa Mandiri

INDUSTRY.co.id - Medan- AXA Indonesia berkomitmen untuk membantu meningkatkan literasi keuangan masyarakat, melalui program Siswa Cerdas Siswa Mandiri di Sekolah Menengah Atas St Thomas 1 Medan, Provinsi Sumatera Utara.

"Para siswa merupakan generasi penerus bangsa, dan AXA Indonesia (AXA Mandiri & AXA) sebagai perusahaan yang bergerak di sektor jasa keuangan bertekad untuk membantu meningkatkan literasi keuangan siswa tersebut," kata Chief Corporate Affairs Officer AXA Indonesia, Benny Waworuntu, di Medan, Rabu (10/5/2017)

Hal tersebut dikatakan Benny, saat menyampaikaan ceramahnya di depan 500 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) St Thomas 1 Medan.

Benny mengatakan, AXA Indonesia turut andil dalam berkontribusi bagi negeri ini, melalui pemberian materi literasi keuangan, sehingga dapat membantu negara untuk membuat perencanaan keuangan yang cerdas dan bijak dimasa depan.

"AXA juga bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dalam mengembangkan tenaga aktuaris profesional masa depan untuk membantu perkembangan sektor jasa keuangan nasional," ujarnya.

Ia menyebutkan, selain itu, untuk menjaga kelangsungan pertumbuhan bisnis AXA di Indonesia agar dapat s ecara berkesinambungan memberikan solusi perlindungan dan perencanaan keuangan terbaik bagi masyarakat.

Kegiatan Siswa Cerdas Siswa Mandiri ini merupakan bagian dari kerja sama antara AXA Indonesia dan UGM dalam mengembangkan pendidikan profesi aktuaris dan literasi keuangan, yang telah ditandatangani pada November 2016 dengan dukungan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam program kerja sama UGM dengan AXA membuka kesempatan pelatihan atau magang, dan berkarir bagi mahasiswa lulusan Ilmu Matematika dan Statistik sebagai aktuaris.

Benny menambahkan, pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman antara kedua institusi itu, tidak hanya mendorong generasi muda yang belajar ilmu matematika dan statistik untuk menjadi aktuaris.

Namun, juga menginspirasi mereka untuk turut serta dalam pengembangan profesi aktuaris yang bekelanjutan.

"Hal tersebut merupakan kesempatan baik bagi siswa untuk mengetahui lebih luas mengenai profesi aktuaris dan dapat menyiapkan diri turut berkontribusi dalam pengembangan industri asuransi di masa depan," katanya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Christian Rijanto, Co-Founder dan Creative Director bersama Seniman ultraviolet Rony "Rebellionik" Rahardian berfoto disamping BMW i8 di ajang WE THE FEST 2018 (Foto: Dok. BMW Indonesia)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 10:48 WIB

Instalasi BMW i8 Gemparkan Ajang WE THE FEST 2018

BMW turut serta dalam ajang festival musik, seni dan gaya hidup tahunan WE THE FEST dengan menampilkan BMW i8 hasil kolaborasi antara Christian Rijanto, Co-Founder dan Creative Director dari…

PT Omega Teknologi Indonesia (Omega Pos) menjajaki kerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dalam sistem pembayaran cashless yaitu melalui layanan digital T Money dan point of sales yang disediakan Omega Pos.

Sabtu, 21 Juli 2018 - 10:19 WIB

Hybrid Cloud Solusi Aman Transaksi Penjualan bagi UKM

PT Omega Teknologi Indonesia resmi meluncurkan Hybrid Cloud, sebagai fitur offline-online smart kasir yang aman bagi pelaku UKM

Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih

Sabtu, 21 Juli 2018 - 10:17 WIB

Perkuat Daya Saing IKM Komponen Otomotif, Kemenperin Jalin Kerja Sama dengan JICA

Kementerian Perindustrian berupaya memperkuat daya saing industri kecil dan menengah (IKM) di berbagai daerah, salah satunya sektor pengecoran logam pembuatan komponen otomotif di Pasuruan,…

BKPM

Sabtu, 21 Juli 2018 - 09:57 WIB

Kemenko Perekonomian Dorong Transisi OSS kepada BKPM

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan mendorong percepatan transisi pengelolaan sistem pelayanan elektronik terpadu atau Online Single Submission (OSS) kepada Badan Koordinasi Penanaman…

Peluncuran Sistem Layanan Perizinan Terintegrasi Online Single Submission (OSS)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 09:54 WIB

Pemerintah Terus Pantau Pelaksanaan OSS

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus memantau pelaksanaan sistem pelayanan elektronik terpadu atau Online Single Submission (OSS) yang baru berjalan selama 10 hari dan telah diminati…