Badung Incar Australia, India dan Rusia Sebagai Target Promosi Wisata

Oleh : Hariyanto | Minggu, 30 April 2017 - 18:58 WIB

Wisata Bali (Ist)
Wisata Bali (Ist)

INDUSTRY.co.id - Bali, Pemerintah Kabupaten Badung-Bali berupaya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dengan target promosi wisata (Sales Mission) Negara Australia, India dan Rusia.

"Dalam waktu dekat ketiga negara ini akan menjadi target promosi wisata Pemkab Badung agar lebih dikenal luas oleh seluruh masyarakat dunia," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung I Made Badra di Mangupura, Sabtu (29/4/2017).

Terkait hal tersebut, Dinas Pariwisata sudah melakukan koordinasi dengan Badan Promosi Wisata Daerah beserta PHRI agar mendukung kegiatan itu supaya nantinya Pulau Dewata lebih dikenal masyarakat dunia.

Badra menambahkan, Promosi wisata ke Australia akan dilakukan pada Juli 2017 dengan menyasar delapan kota di negara Kangguru tersebut. Sedangkan di India promosi akan dilakukan di Kota New Delhi pada Agustus 2017.

"Untuk promosi wisata di Rusia kami sempat berkoordinasi dengan pusat yang menilai potensi pasar wisatawan dari negara itu cukup bagus," katanya.

Sebelumnya, Pemkab Badung telah melakukan promosi wisata ke Negara Tiongkok dengan menyambangi dua kota yakni Tianjin dan Hohhot yang dihadiri 100 buyers dari "top travel agent".

Dalam promosi wisata tersebut, antusiasme warga Tiongkok untuk berlibur ke Bali sangat tinggi, karena Pulau Dewata menjadi salah satu tujuan wisata primadona bagi masyarakat Negeri Tirai Bambu itu.

Upaya promosi wisata Badung khususnya dan Bali umumnya ke daerah itu, dipimpin langsung Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa yang juga diterima langsung Duta Besar (Dubes) Indonesia di Beijing Soegeng Rahardjo.

Badra meyakini keindahan alam Pulau Bali, khususnya di Kabupaten Badung masih menjadi primadoma para wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai yang berpasir putih di daerah itu.

"Mudah-mudahan kunjungan wisatawan ke Bali mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, khusunya di Badung dan Bali umumnya," ujar Badra.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Senin, 20 November 2017 - 10:31 WIB

Start-up E-Commerce Asal Thailand Dapat Pendanaan Seri B Senilai US$ 65 Juta

start-up yang menyediakan berbagai layanan e-commerce asal Thailand, aCommerce hari ini, Senin (20/11/2017) resmi mengumumkan bahwa mereka telah mendapat pendanaan Seri B senilai US$ 65 juta…

Friderica Widyasari Dewi, Direktur Utama KSEI (Foto: Tribunnews)

Senin, 20 November 2017 - 10:28 WIB

Ini Saran KSEI Terhadap Investor

Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mendorong investor turut berpartisipasi ke pasar modal dengan analisa dua hal.

Siloam Manado: Mencegah Risiko Jantung Koroner dengan Pola Hidup Sehat

Senin, 20 November 2017 - 10:20 WIB

Minat Tinggi Masyarakat di Manado akan Informasi Kesehatan Seputar Jantung

Talk show Mencegah Risiko Jantung Koroner dengan Pola Hidup Sehat rupanya diminati masyarakat di kota Manado. Atensi tersebut terlihat saat RS Siloam Manado menggelar talkshow itu diloby rumah…

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian

Senin, 20 November 2017 - 10:11 WIB

Indonesia Punya Prospek Kekuatan Ekonomi Besar

Kapolri Jenderal Tito Karnivian memperkirakan ekonomi Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi nomor 5 pada 2035, analisanya berdasarkan survei IMF dan Bloomberg

Matahari Department Store

Senin, 20 November 2017 - 09:55 WIB

Meski Tutup Dua Gerai, Matahari Department Store Tetap Lakukan Ekspansi

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) akan menutup dua gerai Matahari Department Store (MDS) yang berada di Taman Anggrek dan MDS Lombok City Center.