Menpora Tawarkan 39 Cabor di Asian Games

Oleh : Irvan AF | Jumat, 24 Maret 2017 - 18:27 WIB

Ilustrasi persiapan Asian Games 2018 di Jakarta. (Ist)
Ilustrasi persiapan Asian Games 2018 di Jakarta. (Ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akan menawarkan jumlah cabang olahraga (cabor) dalam Asian Games 2018 sebanyak 38 hingga 39 cabang kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai Ketua Tim Pengarah Kepanitiaan Asian Games.

"Jumlah cabang olahraga sebanyak 38 hingga 39 itu merupakan pilihan lain selain jumlah yang telah ditetapkan Wakil Presiden sebanyak 37 cabang olahraga," kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto usai jumpa pers di Jakarta, Jumat (24/3/2017).

Gatot menjelaskan tawaran jumlah cabang olahraga dalam Asian Games XVIII sebanyak 38 hingga 39 cabang itu menyusul pertimbangan dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) terkait potensi medali bagi kontingen tuan rumah.

"Tapi kalau Wapres tetap meminta jumlah cabang olahraga sesuai dengan Asian Games 2014 di Incheon, kami akan melakukan kajian kembali jumlah cabang olahraga itu," kata Gatot.

Wakil Presiden Jusuf Kalla akan menggelar rapat terkait persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018 di Kantor Komite Olimpiade Indonesia di Jakarta, Sabtu (25/3).

Rapat itu juga akan dihadiri sejumlah pejabat seperti Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Jajaran Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) 2018 dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

"Pekerjaan renovasi Gelora Bung Karno dan Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta mencapai 33,15 persen pada 23 Maret. Pekerjaan itu lebih tinggi dibanding rencana semula yang hanya 32,59 persen," kata Gatot.

Sementara, realisasi pekerjaan venue di komplek Jakabaring, Palembang, lanjut Gatot, hanya mencapai 10,43 persen dari rencana perkembangan 13,24 persen.

Selain rapat koordinasi pada Sabtu (25/3), Wakil Presiden, para menteri, dan perwakilan INASGOC 2018 juga akan meninjau perkembangan renovasi gelanggang-gelanggang Asian Games pada Minggu (26/3).

"Wapres akan melakukan kujungan ke Stadion Utama, Stadion Istora, dan Stadion Akuatik di komplek Gelora Bung Karno, Senayan. Selain Menpora, Menteri PUPERA juga akan menyampaikan perkembangan renovasi dan pembangunan gelanggang," kata Gatot.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementan dan teknologi iradiator

Sabtu, 22 September 2018 - 17:46 WIB

Kementan Manfaatkan Teknologi Iradiator Gamma Untuk Dorong Ekspor Buah Segar

INDUSTRY.co.id -

Tangerang Selatan - Indonesia sebagai negara tropis mempunyai varian buah cukup tinggi. Setiap daerah di tanah air memiliki produk unggulan dan sudah…

Indonesia Properti Expo 2018

Sabtu, 22 September 2018 - 17:15 WIB

Resmi Dibuka, BTN Tawarkan KPR Zero di Ajang IPEX 2018

PT Bank Tabungan Negara Tbk kembali menyelenggarakan Indonesia Property Expo (IPEX) 2018. Dalam event tersebut, BTN memberikan kemudahan kepada masyarakat dengan tingkat bunga flat 6,5% selama…

Mentan Amran

Sabtu, 22 September 2018 - 14:46 WIB

Mentan Optimistis Indonesia Bisa Miliki Balai Pelatihan Terbaik di Dunia

INDUSTRY.co.id -

Lembang - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, pada Kamis (21/9) kemarin.…

Mentan Andi Amran Sulaiman, Menteri BUUMN Rini Soemarno, Menteri Desa PDT (Foto Humas)

Sabtu, 22 September 2018 - 14:37 WIB

Jaga Baik Produksi Pertanian, Kinerja Mentan Amran Diminta Jangan Diganggu

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dinilai telah menunjukkan kerja maksimal dalam menjaga stok ketersediaan pangan. Produksi di sektor…

Kepala (BPPSDMP) Kementan Momon Rusmono

Sabtu, 22 September 2018 - 14:32 WIB

Kementan Tegaskan Komitmen Sejahterakan Petani di Rembug Utama Kelompok KTNA

INDUSTRY.co.id -

Pangkal Pinang - Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya untuk mendorong produktivitas pangan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan petani.…