Asosiasi Produser Film Gencar Perangi Pembajakan Film

Oleh : Amazon Dalimunthe | Rabu, 15 Maret 2017 - 10:45 WIB

Konperensi pers Laporan Hasil Tim Anti Pembajakan Film
Konperensi pers Laporan Hasil Tim Anti Pembajakan Film

INDUSTRY.co.id - Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI)  gencar perangi pembajakan film dalam bentuk fisik (cakram) maupun dalam bentuk digital yang kini marak beredar.  Asosiasi ini bekerja sama dengan beberapa lembaga negara seperti Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) , Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk ikut turun tangan untuk memerangi prembajakan yang merugikan para produiser dan mengurangi pemasukan negara melalui pajak.

Hingga 13 Januari 2017, APROFI dan Motion Pictures Association (MPA) yang tergabung dalam tim anti pembajakan di bawah koordinasi Bekraf, telah melaporkan 176 situs yang melanggar hak cipta alias situs streaming ilegal. Laporan ini ditujukan kepada Kementerian Hukum dan HAM yang kemudian diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Ketua Umum APROFI, Fauzan Zidni, menyatakan bahwa langkah ini memberikan kesempatan bagi situs video legal seperti Iflix, Netflix, HOOQ, dan VIU, untuk bisa tumbuh secara bisnis. Nantinya, pemasukan ini bisa dijadikan investasi, berbeda dengan situs ilegal.

"Kalau situs ilegal dibiarkan tumbuh, mereka enggak bisa tumbuh secara bisnis," ujar Fauzan di Kota Kasablanka Mall, Jakarta Selatan, Selasa (14/3).

Langkah lain yang telah dilakukan oleh APROFI adalah mereka melakukan blusukan ke pusat perbelanjaan di kota-kota besar. Sebanyak 32 dari 100 mall di Jakarta, 3 dari 10 mall di Bogor, 4 dari 8 mall di Yogyakarta, 4 dari 4 mall di Makassar, dan 13 dari 14 mall di Surabaya, tertangkap basah masih menjual DVD bajakan.

Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Badan Ekonomi Kreatif, Ari Juliano Gema, mengatakan bahwa pihak Bekraf memang bekerja sama dalam satu tim dengan pelaku ekonomi kreatif, untuk menangani permasalahan bajakan. Menurutnya, kasus ini sudah sangat terstruktur dan konsisten.

Undang-Undang Hak Cipta, kini sudah mengubah sistemnya dari delik biasa menjadi delik aduan. Yang artinya, penegak hukum sudah tidak bisa lagi membawa kasus hak cipta ke meja hijau tanpa ada aduan.

"Tim anti pembajakan membantu teman-teman yang karyanya dilanggar, untuk bantu mempersiapkan bukti sampai diadukan ke penegak hukum. Kita bantu monitor juga jika ternyata enggak ada tindak lanjut," kata Ari.

Dalam acara laporan hasil kerja tim anti pembajakan tersebut turut juga diluncurkan film anti pembajakan yang disutrdarai oleh Angga Dwimas sasongko dan  Chico Jerkho sebagai pemeran utamanya. (Amz)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST (Foto Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 18:42 WIB

Penjualan Tanah Bekasi Fajar Industrial Estate Telah Lampaui Target 2017

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), perusahaan pengelola kawasan industri MM2100, hingga akhir November 2017 telah menjual lahan seluas 42 hektar. Padahal target penjualan tanah 2017…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Kemenperin Haris Munandar

Jumat, 24 November 2017 - 18:09 WIB

2018, Pertumbuhan Manufaktur Masih Ditopang Sektor Konsumsi

Industri makanan dan minuman diproyeksi masih menjadi salah satu sektor andalan penopang pertumbuhan manufaktur dan ekonomi nasional pada tahun depan. Peran penting sektor strategis ini terlihat…

Menuju Holding BUMN Industri Pertambangan

Jumat, 24 November 2017 - 18:00 WIB

Holding Tambang akan Resmi Efektif Akhir November

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan Holding BUMN Tambang akan resmi efektif mulai akhir November 2017.

PT Vivo Energy Indonesia (Ist)

Jumat, 24 November 2017 - 17:30 WIB

Vivo Energy Indonesia Akan Bangun 3 Kilang Minyak di Indonesia

PT Vivo Energy Indonesia semakin serius menggarap bisnis hilir migas dengan membangun sebanyak 3 kilang minyak di Indonesia mulai tahun depan.

Kikan Terlibat Drama Musikal Kolosal Tekad Indonesia Jaya,

Jumat, 24 November 2017 - 17:16 WIB

Demi Perannya di Drama Kolosal Kikan Ingin Dibenci Setengah Mati

Demi Penghayatan perannya dalam Drama Kolosal yang bertajuk Tekad Indonesia Jaya yang akan dipentaskan di The Kasablanka Hall Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu 25 November 2017 pukul 20.00 WIB,…