Bersama Nagas Angle7s, Nagaswara Kampanyekan Anti Pembajakan

Oleh : Herry Barus | Minggu, 12 Maret 2017 - 05:49 WIB

Siti Badriah Foto MALE Indonesia
Siti Badriah Foto MALE Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Masalah  pembajakan musik termasuk CD atau apapun itu yang sudah berlangsung lama  bukannya lantas mati oleh Undang-undang terkait hak cipta yang berpayung kepastian hukum tentang hak ekonomi dan moral. Saat ini  tetapi justru realitasnya malah bertambah semakin merugikan pihak perusahaan label rekaman. 

Meskipun omset industri musik lagi turun, menurut CEO Nagaswara  Rahayu Kertawiguna tetap optimis dan eksis. Bahkan Nagaswara secara rutin memberikan upaya serta informasi bahwa penjualan album original harus ditandai dengan ciri khusus, agar masyarakat tidak salah beli. 

Nagaswara terus merasakan menjadi korban teraniaya, apalagi masih terus gencar bermain dalam produksi dan distribusi pemasaran musik genre dangdut, sektor bisnis penjualan produk rekaman fisik (CD maupun DVD) yang paling menyentuh masyarakat luas Nusantara, dan langsung dimanfaatkan ulah kejahatan pembajakan.

 "Selain yang original, jangan dibeli, haram!," tegas Rahayu Kertawiguna, di depan awak media yang hadir di acara press conference Naga Ange7s di Tamini Square, Jakarta Timur, Jumat (10/03/2017).

Melalui awak media yang hadir, Rahayu juga menghimbau kepada masyarakat agar selayaknya ‘berani’ membeli produk asli. Sudah sepantasnya keseriusan pemerintah -terutama dalam memberantas dan menghabisi aksi pembajakan hingga ke akarnya – dikdukung oleh masyrakat di republik ini.

Rahayu Kertawiguna  kembali mengingatkan pentingnya menghargai hak cipta yang produk originalnya berupa CD sekarang ini sudah sengaja dijual murah seharga Rp 10 ribu.

 “Saya gak bercanda lagi dengan mereka, berapa banyak uang yang mereka keduk dari hasil pembajakan karya cipta? Sudah tak terhitung jumlahnya. Saya juga termasuk pihak yang sangat dirugikan selama ini oleh mereka (pembajak),”tegasnya.

Terkait dengan perayaan Hari Musik Nasional, Nagaswara merilis  tujuh single anyar milik tujuh penyanyi kondang Siti Badriah (Harapan Cinta), Bebizy (Cinta Tulalit), Hesty Klepek Klepek (Daryono), Selvy Kitty (Takut Kamu Hilang), Neng Oshin (Cuit Cuit Witwiw), Ratu Idola (Galau Ting Ting), serta Sella Selly (Quick Count Cinta) yang tergabung dalam NAGAS ANGE7S.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Standard Chartered Bank memprediksikan tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tembus 5,2 persen.

Senin, 22 Januari 2018 - 20:37 WIB

Standard Chartered Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi RI 5,2 Persen

Standard Chartered Bank memprediksikan tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tembus 5,2 persen. Pertumbuhan tersebut didorong oleh berlanjutnya proyek infrastruktur pemerintah, pemulihan…

Bank BRI. (Irvan AF/INDUSTRY.co.id)

Senin, 22 Januari 2018 - 20:35 WIB

Bambang Tribaroto, Juru Bicara Bank BRI yang Baru

Jakarta-PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melakukan pergantian Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan. Sebelumnya, posisi ini dijabat oleh Hari Siaga Amijarso sejak Oktober 2015. Bambang…

Proyek LRT Jabodetabek (dok INDUSTRY.co.id)

Senin, 22 Januari 2018 - 20:18 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Siap Tanggung Biaya Pengobatan Korban LRT Kayu Putih

Telah terjadi kecelakaan kerja atas pengerjaan proyek Light Rapid Transit (LRT) di Kayu Putih, Jakarta Timur, Senin (22/01). Peristiwa ini mengakibatkan 5 Korban luka-luka akibat tertimpa reruntuhan…

Proyek KA Bandara Soekarno Hatta (Ist)

Senin, 22 Januari 2018 - 20:15 WIB

Kemenhub Pastikan 13 Proyek KA Siap Beroperasi Tahun Ini

Sebanyak 13 proyek kereta api siap beroperasi sepanjang 2018 sebagai upaya percepatan kinerja Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Menteri PANRB, Asman Abnur.

Senin, 22 Januari 2018 - 20:12 WIB

Ini Fokus Kinerja Kemenpan RB di 2018

Jakarta Sejumlah program kerja Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tahun 2018 fokus pada 6 hal yang menjadi resolusi yang tidak lepas dari nilai-nilai organisasi…