Alokasi Anggaran Kesehatan Naik 5 Persen Dari Belanja Negara

Oleh : Ridwan | Kamis, 02 Maret 2017 - 18:21 WIB

Gedung Badan Pusat Statistik (BPS) (Foto : Kemenkeu)
Gedung Badan Pusat Statistik (BPS) (Foto : Kemenkeu)

INDUSTRY.co.id, Jakarta,- Tahun 2015 menjadi titik balik dalam pengelolaan anggaran di Indonesia, karena adanya perbaikan kualitas belanja yang lebih produktif terutama dari sisi subsidi terhadap satu bidang perekonomian tertentu.

"Tahun 2015 merupakan titik balik. Desain subsidi (BBM) yang sifatnya tidak produktif dialihkan ke belanja infrastruktur yang berkaitan dengan kesehatan" ungkap Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Mardiasmo saat acara Rekernas 2017 di Jakarta (2/3/2017).

Dalam APBN tersebut, alokasi anggaran kesehatan meningkat menjadi sebesar 5% dari belanja negara. Hal ini dapat dicapai karena adanya realokasi dari subsidi energi ke belanja pendidikan, infrastruktur dan juga kesehatan yang semakin meningkat. 

"Kemenkes itu anggarannya terbesar kelima. Kalau dibandingkan tahun 2009 ke 2017, anggaran Kemenkes sudah naik tiga kali lipat. Jadi, mestinya sudah jauh lebih baik untuk perbaikan anggaran kesehatan," jelas Wamenkeu.

Di kesempatan yang sama, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes dr. Subuh mengatakan, efektifitas anggaran kesehatan tergantung dari perencanaan yang tepat, baik secara jumlah, waktu, dan pelaksanaannya.

"Faktor efisiensi terhadap berbagai kegiatan, peningkatan daya serap anggaran dan waspada terhadap penyimpangan-penyimpangan yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan anggaran juga perlu diperhatikan" terangnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 19:10 WIB

Menteri Airlangga: Peningkatan Investasi Dorong Tumbuhnya Populasi Industri

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyampaikan, peningkatan investasi dapat mendorong pertumbuhan populasi industri.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:53 WIB

Rupiah Senin Sore Menguat di Posisi Rp14.586

Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (19/11/2018) ini menguat sebesar sembilan poin menjadi Rp14.586 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.595…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Senin, 19 November 2018 - 17:48 WIB

Presiden Jokowi: Perlu Inovasi Pembiayaan Infrastruktur

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini pemerintahannya bicara mengenai infrastruktur, maka tidak mungkin menutupnya dari anggaran pemerintah saja, sehingga perlu inovasi pembiayaan.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 November 2018 - 17:45 WIB

BRI Cabang Purwokerto Salurkan KUR Rp442,218 Miliar

Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sampai dengan Oktober 2018 telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp442,218 miliar.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 17:40 WIB

Menperin Airlangga: Relaksasi DNI Pacu Investasi Sektor Industri

Pemerintah terus berupaya meningkatkan nilai investasi, baik dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA). Investasi, khususnya di sektor industri, menjadi salah…