Global Beauty International Hentikan Sementara Lisensi di Indonesia

Oleh : Hariyanto | Kamis, 14 Februari 2019 - 10:20 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Global Beauty International (GBI), pusat penyedia perawatan kecantikan terkemuka di dunia, menghentikan perjanjian lisensi lokalnya di Indonesia terhitung sejak 19 Oktober 2018 lalu. 

Penghentian lisensi pemilik merek dagang Marie France Bodyline, Bella Skin Care, Bella Marie France (BMF), Svenson Hair Centre, Harvard Addhair Technologies, Clinic MF dan Men’s Skin Centres, tersebut dilakukan menyusul transformasi perusahaan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan di Indonesia. 

“Keputusan ini berarti seluruh kegiatan operasi di bawah merek Marie France Bodyline, Bella Skin Care dan Svenson Hair Centre dihentikan,” ujar Chief Executive Officer Global Beauty International (GBI) Amy Quek, melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Kamis (14/2/2019). 

Dengan demikian, pusat perawatan yang selama ini menyediakan berbagai layanan perawatan kecantikan termasuk pelangsingan, perawatan kulit hingga perawatan rambut menghentikan sementara operasionalnya di Indonesia. 

Amy menjelaskan, keputusan penting ini merupakan langkah awal GBI meningkatkan pengalaman pelanggan di Indonesia pada tahun 2019 agar menciptakan layanan lebih baik lagi. GBI berkomitmen terus meningkatkan pengalaman pelanggan dengan menjamin taraf pelayanan tertinggi serta menghadirkan perawatan kecantikan terdepan untuk para pelanggan setia.

Selama ini, GBI dikenal oleh para pelanggannya di Singapura, Indonesia, Malaysia, Hong Kong dan Macau dengan merek perawatan kecantikan yakni Marie France Bodyline, Bella Skin Care, Bella Marie France (BMF), Svenson Hair Centre, Harvard Addhair Technologies, Clinic MF dan Men’s Skin Centres. 

Menurut Amy, GBI telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari 24 tahun berkat dukungan luar biasa dari para pelanggan. Pihaknya akan terus berupaya melampaui harapan pelanggan di setiap langkah yang ditempuh, serta tetap bersemangat menghadirkan transformasi baru ini.

Dia menegaskan GBI sangat menghargai kesabaran dan pengertian pelanggan selama masa transisi ini dan akan terus menyampaikan perkembangan terakhir kepada seluruh pelanggan. 

“Selama menjalani transformasi ini, kami sangat menganjurkan kepada seluruh pelanggan kami di Indonesia untuk mengirimkan nama, nomor yang bisa dihubungi, alamat e-mail dan nomor pelanggan (jika ada) melalui alamat-alamat e-mail resmi kami agar dapat memastikan bahwa Anda menerima kabar terkini dari kami secara rutin,” jelas Amy.

 “Kami menghargai pelanggan setia kami dan memahami semua memiliki pertanyaan seputar layanan perawatan kecantikan yang berada di bawah naungan kami. Tentu, kami selayaknya akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut begitu operasi baru kami di Indonesia telah berjalan,” tegasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kerbau di persawahan

Rabu, 20 Maret 2019 - 07:38 WIB

Kementan tingkatkan pengawasan terhadap pemasukan daging kerbau asal India

Jakarta, Adanya pemberitaan di beberapa media online terkait kejadian kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di beberapa negara bagian di India, telah meningkatkan sikap kehati-hatian dan kewaspadaan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…

Kemen Kominfo

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:33 WIB

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019.…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:50 WIB

Lewat Program Santripreneur, Kemenperin Telah Bina Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha

Kementerian Perindustrian hingga saat ini telah membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri.