Sukses Visa Edukasi 300.000 Perempuan Indonesia Seputar Literasi Keuangan

Oleh : Kormen Barus | Kamis, 10 Januari 2019 - 05:15 WIB

Visa, penyedia pembayaran digital (Foto Dok Industry.co.id)
Visa, penyedia pembayaran digital (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta–Visa, penyedia pembayaran digital terdepan di dunia, baru saja mengakhiri kampanye literasi keuangan yang bertajuk #IbuBerbagiBijak untuk tahun kedua dan telah menjangkau lebih dari 300.000 perempuan di seluruh Indonesia.

Melalui serangkaian lokakarya dan aktivitas yang dilakukan melalui akun Instagram @IbuBerbagiBijak, program ini telah membekali perempuan Indonesia dengan keterampilan dan pengetahuan mendasar dalam mengelola keuangan rumah tangga demi masa depan yang lebih baik.

Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman mengatakan: “Visa meyakini bahwa pengetahuan merupakan bekal yang terpenting dalam mengelola keuangan. Karenanya, kami senang program #IbuBerbagiBijak semakin populer dengan menghasilkan 156 tulisan blog, menjaring 45.000 follower di Instagram, dan mencapai lebih dari 170.000 pageviews. Program ini berhasil merangkul lebih dari 300.000 perempuan dengan pengetahuan literasi keuangan yang penting.”

“Manajemen keuangan bukanlah ilmu yang dapat dikuasai dalam waktu semalam, tetapi perlu komitmen seumur hidup. Cara terbaik untuk mengasah keterampilan keuangan Anda adalah terus menggali pengetahuan dan mempraktekkan apa saja yang Anda pelajari,” kata Riko.

Kampanye #IbuBerbagiBijak Visa, yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), diadakan pada bulan Juli hingga Oktober 2018 dan membahas berbagai topik mulai dari membuat anggaran, menabung, berbelanja secara bijak, tips mendapatkan penghasilan tambahan, hingga tips bertransaksi non tunai yang aman.

Dalam kegiatan lokakarya, Visa menghadirkan Prita Ghozie selaku financial educator dan juga mengundang sejumlah wirausaha perempuan seperti Jenahara Nasution (Founder Jenahara), Gladies Rahman (Founder Dapur Gladies), dan Gina Adityalugina (Founder Gammara Leather). Kegiatan lokakarya ini dilaksanakan dengan berkolaborasi bersama sejumlah organisasi perempuan yang berpengaruh seperti Dharma Wanita Persatuan Provinsi DKI Jakarta, HIMPAUDI (Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia), dan TP PKK (Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga).

Prita Ghozie menyampaikan rasa senangnya dapat terlibat sebagai financial educator dalam program #IbuBerbagiBijak. “Senang sekali bisa menjadi bagian dari program #IbuBerbagiBijak di tahun kedua ini. Sama seperti tahun lalu, kami bersama-sama belajar mengenai cara-cara mengelola keuangan rumah tangga dengan bijak mulai dari financial check-up, investasi, menabung, hingga cara membuat anggaran. Yang membuat program #IbuBerbagiBijak 2018 jadi lebih seru adalah bagaimana kita bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan memperbaiki keuangan keluarga. Program ini semakin menarik karena menghadirkan tiga wirausaha perempuan untuk berbagi cerita tentang suka duka mereka dalam mengelola keuangan demi mengembangkan bisnisnya.“

Sementara itu, Founder Gammara Leather Gina Adityalugina menyampaikan rasa terima kasihnya telah diundang dalam kegiatan lokakarya #IbuBerbagiBijak sebagai narasumber. “Senang sekali melihat ibu-ibu begitu antusiasnya menyimak pengalaman pribadi saya dalam mengelola keuangan dan bisnis. Program ini sangat bermanfaat bagi para perempuan karena pengetahuan literasi keuangan sangat diperlukan untuk kehidupan sehari-hari. ”

Lebih lanjut, Ketua Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan Provinsi DKI Jakarta Astuti Darjamuni menyampaikan antusiasme para anggotanya saat berpartisipasi dalam program #IbuBerbagiBijak tahun ini. “Dengan senang hati kami menyambut ajakan Visa Indonesia dalam bekerja sama dengan Dharma Wanita DKI Jakarta untuk melaksanakan workshop #IbuBerbagaiBijak 2018,. Kami sangat senang menjadi bagian dari program ini karena kami sebagai istri perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar dapat mengelola keuangan keluarga secara lebih bijak. Kami berharap Visa dapat memperluas cakupan program #IbuBerbagiBijak di tahun depan karena kami meyakini bahwa setiap perempuan berhak mendapatkan literasi keuangan.”

Riko Abdurrahman menambahkan, “Alasan mengapa program #IbuBerbagiBijak dapat diterima dengan baik di masyarakat karena program ini membahas masalah-masalah yang terjadi dalam kehidupan nyata. Program ini mengajarkan para perempuan untuk selalu memeriksa kondisi keuangan agar pengeluaran tidak melebihi pendapatan, menekan pengeluaran dengan memilah apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan, dan tak lupa untuk menyiapkan dana darurat untuk mengantisipasi kejadian yang tidak terduga. Dalam program ini, kami juga berbagi kisah inspiratif dari sejumlah wirausaha perempuan sukses dalam mengelola keuangan keluarga dan menjalankan bisnisnya”.

Program Literasi Keuangan #IbuBerbagiBijak 2018 – Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman (tengah), (ki-ka) Fashion Designer Jenahara Nasution, Financial Educator Prita Ghozie, Ketua Bidang Pendidikan Dharma Wanita Persatuan Provinsi DKI Jakarta Astuti Darjamuni, and Head of Corporate Communication PT Visa Worldwide Indonesia Adhe Hapsari dalam kegiatan lokakarya #IbuBerbagiBijak di Jakarta.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PLN (Foto/Rizki Meirino)

Rabu, 16 Januari 2019 - 09:30 WIB

PLN Laba Rp9,6 Triliun Triwulan III 2018

Perusahaan Listrik Negara (PLN) menegaskan bahwa secara operasional perusahaan mengalami laba sebelum selisih kurs pada triwulan III tahun 2018 sebesar Rp9,6 triliun, meningkat 13,3 persen dibandingkan…

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Rabu, 16 Januari 2019 - 09:00 WIB

PUPR Lanjutkan Pembangunan Jalan Trans Papua

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus melanjutkan pembangunan Jalan Trans Papua demi meningkatkan konektivitas, membuka daerah terisolir dan mengurangi tingkat kemahalan harga…

Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, (Foto Dok Industry.co.id_

Rabu, 16 Januari 2019 - 09:00 WIB

20 Peserta Terbaik Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu Wujud Optimisme Generasi Muda

Menjadi seorang sociopreneur atau menjalankan usaha berbasis pemberdayaan masyarakat/sosial, belakangan ini menjadi pilihan populer di kalangan generasi muda Indonesia. Kreativitas tinggi, didukung…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar saat konferensi pers kinerja akhir tahun (Foto: Kemenperin)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:30 WIB

Empat Program Kerja Prioritas Kemenperin

Kementerian Perindustrian siap mengerjakan empat program kerja prioritas 2019 sebagai langkah strategis untuk membangun industri dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian agar lebih…

Ilustrasi hujan deras. (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:25 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Petir di Jaksel dan Jakbar

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan disertai petir di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Rabu (16/1/2019) siang hingga…