Ekspor Kopi Aceh Capai 11,08 Juta Dolar AS

Oleh : Herry Barus | Selasa, 08 Januari 2019 - 18:24 WIB

Kopi Ilustrasi
Kopi Ilustrasi

INDUSTRY.co.id - Banda Aceh- Nilai ekspor komoditas unggulan dari daerah dataran tinggi Aceh, yakni kopi yang dikirim melalui pelabuhan di luar provinsi itu mencatatkan rekor tertinggi di tahun ini senilai 11,08 juta dolar AS di November 2018.

"Negara penerima terbesar kopi asal Aceh, yakni Jerman dan Amerika Serikat (AS) via Singapura di November dengan nilai 11,08 juta dolar AS," ucap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Wahyudin di Banda Aceh, Senin (7/1/2019)

Ia menyatakan kopi yang tergabung kelompok komoditas teh, rempah-rempah ini diekspor melewati Pelabuhan Belawan dan Bandara Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, total dengan nilai 13,16 juta dolar AS.

Sebagian kecil dari ekspor yang masih dalam berbentuk biji ini senilai 6.165 dolar AS di antaranya melalui Bandara Juanda di Surabaya, Jawa Timur, dan Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta senilai 624 dolar AS.

"Dari total ekspor berbagai komoditas nonmigas asal Aceh di November 2018 tercatat 12,57 juta dolar AS, sekitar 51,15 persen lewat pelabuhan di luar Aceh," kata dia.

Ia mengaku secara kumulatif di periode Januari-November 2018 total ekspor asal Aceh sebesar 228,07 juta dolar AS, dan 98,65 juta dolar AS di antaranya melewati pelabuhan di luar Aceh," katanya.?

"Kopi baik jenis arabika maupun robusta diekspor lewat pelabuhan di luar Aceh, telah memberi andil sekitar 71,65 persen dari 98,65 juta dolar AS atau senilai 70,63 juta dolar AS," rinci Wahyudin.

Dalam catatan Antara, Presiden Joko Widodo tahun lalu mengatakan, ekspor dan investasi menjadi dua hal penting atau kunci dalam memperkuat fundamental perekonomian Indonesia.

"Kalau itu bisa kita lakukan, ekspornya meningkat, sehingga defisit neraca perdagangan bisa kita selesaikan. Defisit transaksi berjalan kita bisa kita selesaikan," kata Jokowi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar saat konferensi pers kinerja akhir tahun (Foto: Kemenperin)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:30 WIB

Empat Program Kerja Prioritas Kemenperin

Kementerian Perindustrian siap mengerjakan empat program kerja prioritas 2019 sebagai langkah strategis untuk membangun industri dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian agar lebih…

Ilustrasi hujan deras. (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:25 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Petir di Jaksel dan Jakbar

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan disertai petir di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Rabu (16/1/2019) siang hingga…

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:00 WIB

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential

United Overseas Bank Limited (UOB) hari ini mengumumkan telah diperbaruinya perjanjian strategis bancassurance regional dengan Prudential Group untuk 15 tahun. Biaya sebesar SGD1,15 miliar akan…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:46 WIB

IHSG Bergerak Menguat Terbatas

Jakarta - Secara teknikal IHSG break out resistance dan upper bollinger bands sehingga terus bergerak menguat menguji FR261.8% dikisaran 6424. Indikator Stochastic bergerak terkonsolidasi pada…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:30 WIB

Rawan Penyelundupan, Penertiban Kawasan Batam Segera Dilakukan

Pemerintah meluncurkan Program Nasional Penertiban Kawasan Bebas Batam dan Pesisir Timur Sumatera, demi memastikan penegakan hukum di daerah yang rawan penyelundupan.