Presiden Jokowi Bertukar Pandangan dengan Warga Pondok Girikesumo Demak

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 20 Oktober 2018 - 09:00 WIB

Presiden Jokowi bersama Ulama (Foto Setkab)
Presiden Jokowi bersama Ulama (Foto Setkab)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Semarang, Jawa Tengah, menyempatkan diri untuk berkunjung ke Pondok Pesantren Girikesumo, di Desa Banyumeneng, Kabupaten Demak.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (20/10/2018) mengatakan Presiden bersilaturahmi dengan K.H. Munif Muhammad Zuhri yang merupakan pemimpin pondok pesantren tersebut.

"Saya ini sering ke Semarang. Tapi setelah kedatangan saya ke Pak Kiai di 2014, saya belum pernah (bertemu lagi). Jadi pas ini saya ke Semarang saya sangat menyempatkan diri untuk bertemu beliau," ujar Presiden selepas silaturahmi pada Jumat (19/10) malam.

Presiden bersama rombongan yang tiba di Pondok Pesantren Girikesumo bertepatan dengan waktu salat Magrib langsung melaksanakan salat Magrib berjemaah bersama dengan warga pondok pesantren. Silaturahmi antara Presiden dengan K.H. Munif Muhammad Zuhri digelar setelahnya.

Dalam kesempatan itu, keduanya melakukan perbincangan mengenai sejumlah hal, khususnya mengenai kebangsaan dan ketatanegaraan. Presiden berujar, sejumlah pandangan yang disampaikan oleh pimpinan ponpes yang meneruskan kepemimpinan ayahnya pada 1997 itu sangatlah berkesan.

"Beliau menyampaikan pandangan-pandangan yang menurut saya pandangan beliau mengenai ketatanegaraan sangat luar biasa," tuturnya.

Selain itu, Kepala Negara juga sempat dimintai pendapatnya soal Hari Santri yang akan diperingati dalam beberapa hari mendatang. Untuk diketahui, sejak 22 Oktober 2015, Presiden Joko Widodo telah secara resmi menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Santri Nasional.

Presiden Jokowi menyatakan komitmen pemerintah untuk terus memberikan perhatian dan dorongan lebih kepada pondok pesantren untuk dapat melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia.

"Ke depan kita ingin memberikan perhatian kepada pondok pesantren dan para santri dalam rangka pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang akhlakul karimah, yang memiliki kemampuan tinggi, dan yang bisa berkompetisi dengan negara lain," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dirut BRI Suprajarto (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 18 Januari 2019 - 07:30 WIB

Taspen Gandeng BRI untuk Sejahterakan ASN dan Pensiunan dalam Program Sejahtera di Purnatugas

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk kembali tunjukkan dukungannya pada sektor pemberdayaan kesejahteraan masyarakat melalui partisipasinya pada acara Program Wirausaha ASN dan Pensiunan…

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo (Foto Ist)

Jumat, 18 Januari 2019 - 06:30 WIB

BI Yakin Pasar Tidak "Wait and See" Jelang Pemilu

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo meyakini dunia usaha dan investor tidak akan ragu dan memilih menunggu (wait and see) untuk mengeksekusi kegiatan bisnis, meskipun di dalam negeri sedang…

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Jumat, 18 Januari 2019 - 06:18 WIB

Kaltara Eksport Beras dan Krayan ke Malaysia

Jakarta - Padi Adan adalah salah satu komoditi yang menjadi andalan dari wilayah perbatasa Krayan Prop.Kaltara. Padi Adan sendiri merupakan bibit lokal hasil budidaya masyarakat di dataran tinggi…

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Jumat, 18 Januari 2019 - 06:01 WIB

Segera Luncurkan Beras Basmati Asli Indonesia, Kementan: Beras Kita Layak Ekspor

Sukamandi - Kementerian Pertanian direncanakan akan merilis varietas beras basmati asli Indonesia pada pertengahan Februari nanti. Beras basmati selama ini dikenal sebagai beras aromatik asal…

Pengusaha Nasional Chairul Tanjung (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 18 Januari 2019 - 06:00 WIB

CT Sepakat Inovasi Kreativitas Kunci Hadapi Revolusi 4.0

Pengusaha Chairul Tanjung menilai inovasi dan kreativitas sebagai kunci utama bagi dunia usaha dalam menghadapi revolusi industri 4.0.