Inilah Cerita Slank Puluhan Tahun Manggung di Jakarta Fair

Oleh : Dina Astria | Selasa, 26 Juni 2018 - 17:30 WIB

Grup Musik Slank (Foto Kapanlagi)
Grup Musik Slank (Foto Kapanlagi)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Setiap tahunnya, perhelatan Jakarta Fair selalu menyuguhkan sebuah konser terlama yang mengundang puluhan musisi papan atas Indonesia. Meski begitu, diantara banyaknya band yang silih berganti mengisi panggung utama, ada satu nama yang sulit lepas dari nama besar Jakarta Fair. Band itu adalah Slank, yang setiap tahunnya tidak pernah absen manggung di Jakarta Fair.

Nama besar Slank serta para penggemarnya yang juga dikenal dengan Slankers adalah salah satu alasan mengapa mereka tak pernah lepas dari rangkaian konser Jakarta Fair. Dalam setiap penampilannya di Jakarta Fair, mereka pun selalu memukau para Slankers dan seluruh pengunjung dengan beragam konsep unik yang mereka miliki.

Sementara itu, bagi Slank sendiri, tampil di Jakarta Fair sudah seperti menjadi ajang reunian, baik untuk Jakarta Fair sendiri maupun bersama para Slankers ibukota. Terlebih lagi, beberapa tahun ke belakang perhelatan Jakarta Fair bertepatan dengan hari raya lebaran. Bagi mereka, ajang ini pun layaknya menjadi halal bihalalnya para Slankers.

Slank adalah salah satu grup band yang rutin tampil  di Jakarta Fair karena daya tariknya yang begitu besar bagi warga masyarakat di Indonesia. Terhitung, bahkan Slank sudah tampil puluhan kali di konser yang dihelat Jakarta Fair, bahkan sejak event pameran ini sempat dilaksanakan di Monas pada waktu silam.

“Kita selalu main dua kali setiap tahunnya. Sekitar dua puluh tahunan, dari dua lokasi yang berbeda. Sampai akhirnya pindah ke JIExpo Kemayoran itu kita ikut terus, dari masih di Monas juga ikut,” ujar Kaka (Vokalis Slank).

Mereka pun mengakui, pengalamannya tampil bertahun-tahun di Jakarta Fair membuat mereka bisa merasakan langsung perubahan Jakarta setiap tahunnya. Hal ini pun menjadi kesan tersendiri bagi para personil Slank. Terutama setiap tahunnya mereka pun merasakan sensasi manggung yang berbeda-beda.

“Hampir semua event di Jakarta Fair kita ikut, jadi kita tahu progressnya kan. Dari yang space-nya tidak terlalu besar, dari space-nya yang memanjang dan sekarang jadi seperti ini. Kita tahu semua dari yang sound-nya seperti apa, itu perubahannya kita berasa semua. Selalu berkesan sih dan beda-beda kesannya tampil di Jakarta Fair,” tutur Kaka.

Di sisi lain, para personil Slank ini pun turut mengapresiasi konsep konser Jakarta Fair yang menggabungkan musisi-musisi besar dengan para penampil baru maupun musisi indie. Bagi mereka, hal ini menjadi penting untuk melihat bakat-bakat baru di industri musik nasional.

“(Jakarta Fair) jadi ajang tahunannya anak-anak band, you can name it all the band pasti banyak main di sini. Kita jadi ada kesempatan buat liat mereka-mereka yang baru dan semuanya keren-keren banget,” tambahnya.

Sementara itu, bagi para Slankers, diundangnya Slank setiap tahunnya ke Jakarta Fair adalah kesempatan mereka untuk bertemu sesama Slankers dari berbagai daerah. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Sigit (21), Slankers asal Bogor yang datang tak hanya untuk menikmati alunan musik dari idolanya, melainkan untuk bertemu teman Slankers lainnya.

Sepakat dengan para personil Slank, Sigit pun juga merasakan kehadiran Slank setiap tahunnya di Jakarta Fair menjadi sebuah ajang reuni. Dirinya pun berharap hal ini akan terus berlangsung hingga tahun-tahun ke depan.

“Saya setiap ada Slank di Jakarta Fair pasti ke sini. Dari jauh-jah hari, kita udah cek tuh Slank mainnya tanggal berapa, nanti kita baru ke Jakarta Fair tanggal segitu. Kita sih dari Bogor cuma berenam, tapi nanti di sini semua Slankers bisa jadi temen. Semoga tahun-tahun depan terus begini deh,” ujar Sigit.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

HARRIS Hotels Merayakan Hari Kesehatan Nasional 2018 Menyediakan Healthy Corner

Senin, 12 November 2018 - 20:15 WIB

HARRIS Hotels Merayakan Hari Kesehatan Nasional 2018 Menyediakan Healthy Corner

HARRIS Hotels mengadakan program Healthy Corner di semua hotel di dalam jaringannya yang kini berjumlah 23 hotel di seluruh pelosok Indonesia dengan tujuan untuk memberikan inspirasi kepada…

GE

Senin, 12 November 2018 - 19:54 WIB

GE Healthcare Resmikan Pemasangan 1000 CT Scan di Kawasan Asia Tenggara

GE Healthcare, penyedia teknologi dan solusi kesehatan, terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia.

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUN))

Senin, 12 November 2018 - 19:51 WIB

Tol Ngawi-Kertosono Bisa Dilalui Januari 2019

PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola tol Ngawi-Kertosono menyatakan tol seksi 3 Wilangan-Kertosono akan beroperasi pada awal 2019.…

IHSG (Foto/Rizki Meirino)

Senin, 12 November 2018 - 19:45 WIB

Urban Jakarta IPO di Kisaran Rp1.000-Rp1.250

PT Urban Jakarta Propertindo Tbk akan melepas sebagian sahamnya ke publik melalui skema penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) di kisaran harga Rp1.000-Rp1.250 per saham.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 12 November 2018 - 19:40 WIB

BEI: Penghitungan Free Float Praktik Umum Bursa Dunia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa metode penghitungan terhadap kelompok saham atau indeks dengan memasukan rasio "free float" merupakan praktik umum di bursa dunia.